SDN Kandangan 2 Sleman Dapat Tambahan Siswa, Kini Total 2 Murid
SDN Kandangan 2 Sleman akhirnya mendapat dua siswa baru pada SPMB 2026. Sekolah masih membuka pendaftaran karena kuota belum terpenuhi.
Petugas Dishub Bantul sedang menggelar ramp check jip wisata di Parangtritis, Selasa (13/12/2022)./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul menginspeksi fasilitas keselamatan pada kendaraan bermotor atau ramp check terhadap puluhan jip wisata Parangtritis, Selasa (13/12/2022). Hal tersebut menjadi upaya Dishub Bantul dalam mencegah terjadinya kecelakaan, terutama menjelang masa liburan akhir tahun.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Bantul, Sri Harsono, mengatakan ramp check tersebut mengacu pada kondisi fisik kendaraan dan kelengkapan surat. Dari kegiatan tersebut, Dishub menemukan banyak kendaraan jip yang tidak memenuhi standar.
“Dari sekitar 50 jip yang dicek, semuanya tidak memenuhi standar teknis baik fisik maupun administratif,” kata Sri, Selasa, (13/12/2022).
Dia mengatakan banyak kendaraan jip yang tidak dilengkapi dengan sabuk pengaman, kaca depan, dan kursi penumpang tidak dilengkapi sandaran yang memadai.
BACA JUGA: Tangkap Empat Pelaku Kekerasan Jalanan, Lima Warga Bantul Dapat Penghargaan
Selain itu, ada sekitar 12 kendaraan dengan kondisi rem yang rusak atau blong baik satu sisi maupun dua sisi. Bahkan, ada jip yang bodinya keropos akibat umur kendaraan yang sudah tua.
Kendati demikian, Dishub tetap memberi toleransi agar kendaraan jip tetap dapat beroperasi dengan catatan hanya digunakan pada jalur landai. Di sisi lain, pemilik kendaraan diimbau agar melakukan service kendaraan sesuai hasil ramp check yang ada.
“Dari pemeriksaan itu, kami kemudian memberikan rekomendasi agar kendaraan tetap bisa beroperasi maka itu hanya boleh digunakan di sekitar Parangtritis dengan rute yang tidak terjal,” katanya.
Hal yang tak kalah penting adalah perlu pengadaan alat pendukung wahana Jeep seperti helm untuk para penumpang.
Sementara itu, Sekretaris Dishub Bantul, Singgih Riyadi, mengatakan ramp check tersebut menjadi upaya antisipasi agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas seperti yang menimpa jip wisata di Bukit Paralayang, sepekan lalu.
"Ke depan, kami akan lebih menata lagi. Personel akan kami tambah supaya secara periodik kami bisa melakukan ramp check dengan maksud agar kendaraan lebih terjamin faktor keselamatannya. Kemudian agar pengemudi juga tahu apa saja yang kurang pada kendaraan itu," kata Singgih.
Singgih menyebut bahwa secara umum permasalahan pada kendaraan terletak pada kondisi rem. Tegasnya, hal tersebut akan fatal akibatnya apabila tidak segera dibenahi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SDN Kandangan 2 Sleman akhirnya mendapat dua siswa baru pada SPMB 2026. Sekolah masih membuka pendaftaran karena kuota belum terpenuhi.
vivo X Fold6 resmi meluncur dengan baterai 7.000 mAh, kamera ZEISS 200 MP, layar lipat 8,02 inci, serta fitur AI untuk produktivitas dan multitasking.
Steve Clarke resmi mundur dari Timnas Skotlandia usai gagal lolos dari fase grup Piala Dunia 2026, mengakhiri era tujuh tahun yang penuh pencapaian.
Portugal ditahan Kolombia 0-0 dan lolos sebagai runner-up Grup K. RD Kongo bangkit kalahkan Uzbekistan 3-1 sekaligus menyingkirkan Korea Selatan.
Google Finance resmi hadir kembali dengan aplikasi Android dan fitur AI canggih untuk analisis saham, pengelolaan portofolio, serta ringkasan pasar otomatis.
Korban gempa Venezuela mencapai 1.430 jiwa, 68.900 orang hilang di La Guaira. Warga kritik respons pemerintah saat operasi penyelamatan berpacu dengan waktu.