Kesbangpol Gunungkidul Targetkan Banpol Rp1,1 Miliar Cair Triwulan II
Kesbangpol Gunungkidul menargetkan pencairan bantuan keuangan partai politik sebesar Rp1,17 miliar pada triwulan kedua 2026.
Jip wisata di Lereng Merapi, Sleman./Harian Jogja-Lajeng Padmaratri
Harianjogja.com, SLEMAN—Libur natal dan tahun baru menjadi berkah bagi pengusahan persewaan jip wisata di lereng Merapi. Pasalnya, untuk bisa menikmati sensasi lava tur harus memesan jip, dua atau tiga hari sebelum wisata.
Hal ini dikarenakan sudah banyak orderan untuk berwisata untuk berkeliling lereng Merapi dengan jip ini. Ketua Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi, Dardiri mengatakan, agar bisa menikmati tur jip wisata Merapi, pengunjung diminta memesan terlebih dahulu agar saat datang bisa segera melakukan tur.
Menurut dia, jika tidak memesan akan sulit mendapatkan armada jip. Di sisi lain, juga dapat mengganggu agenda berwisata pengunjung karena antrean mendapatkan jip bisa lebih lama dari biasanya sehingga waktu dihabiskan hanya untuk mengantre.
“Maka harus pesan dua atau tiga hari sebelum berwisata. Sebab, kalau langsung datang ke lokasi, belum tentu mendapatkan armada dan kalau ada pasti menunggu lama,” kata Dardiri saat dihubungi, Rabu (25/12/2024).
Dia menjelaskan, ramainya kunjungan jip wisata Merapi sudah mulai terasa sejak Oktober lalu. Hal ini pun menjadi berkah bagi pemilik jip wisata yang kebanjiran orderan.
“Sekarang lebih ramai lagi. Makanya kami mengimbau kepada pengunjung agar memesan dahulu sebelum datang sehingga agenda wisata di Jogja tidak terganggu,” katanya.
Dardiri menjelaskan, jip wisata di Lereng Merapi tercatat ada sekitar 1.500 unit. Di hari libur panjang ini, setiap jip bisa melayani rute wisata hingga tiga kali dalam sehari.
Ramainya kunjungan juga tidak lepas dengan momen libur sekolah yang datang secara bersamaan. Oleh karenanya, hingga awal 2025 akan terus ramai pengunjung.
“Yang datang bisa 15.000 pengunjung per hari untuk menikmati jip wisata secara keseluruhan. Tentunya, ini bisa menimbulkan kemacetan sehingga kami siapkan jalur baru agar pengunjung bisa tetap nyaman saat berwisata,” katanya.
Ia memastikan jip wisata yang dijalankan benar-benar layak beroperasi. Pasalnya, tur ini masuk dalam kategori wisata minat khusus sehingga aspek keamanan harus diperhatikan.
“Kita kerja sama dengan Dinas Perhubungan Sleman untuk melakukan pengecekan kelaikan aramada jip secara berkala,” katanya.
Kepala Dinas Perhubungan Sleman, Arip Pramana membenarkan adanya upaya pemeriksaan rutin terhadap kelayakan aramada jip wisata di Sleman. Total ada sekitar 1.600 jip yang telah diperiksa di kawasan Lereng Merapi dan Tebing Breksi.
“Pengecekan ini penting untuk memastikan kelayakan operasi untuk keamanan dan kenyamanan pengunjung yang melakukan tur,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kesbangpol Gunungkidul menargetkan pencairan bantuan keuangan partai politik sebesar Rp1,17 miliar pada triwulan kedua 2026.
Apple resmi menghadirkan iPhone 17e di Indonesia dengan MagSafe, chip A19, dan Action Button. Harga mulai Rp13,4 juta.
Netflix digugat Texas karena dituding membuat fitur adiktif untuk anak dan mengumpulkan data pengguna tanpa izin yang jelas.
Persis Solo berada di ujung degradasi BRI Super League 2025/2026. Dua laga terakhir menjadi penentu nasib Laskar Sambernyawa.
Penelitian AAA mengungkap cuaca panas dan dingin ekstrem dapat memangkas jarak tempuh mobil listrik dan hybrid.
Info lengkap SPMB DIY 2026. Simak syarat masuk TK, SD, SMP, SMA/SMK negeri, jadwal aktivasi PIN, hingga prosedur pendaftaran online bagi warga Yogyakarta.