Sepekan Dikelola KAI Commuter, Penumpang KA Bandara YIA Capai 8.000 per Hari
Sepekan dikelola KAI Commuter, KA Bandara YIA melayani hingga 8.000 penumpang per hari saat akhir pekan dengan 50 perjalanan.
Ilustrasi petani memanen padi di sawah yang berada di Dusun Jalakan, Kalurahan Triharjo, Kapanewon Pandak./Harian Jogja-Arief Junianto
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul mengaku wilayahnya masih kekurangan ratusan traktor. Tahun ini, DKPP Bantul hanya mendapat 16 traktor dari Pemerintah Pusat.
Kepala DKPP Bantul, Joko Waluyo menuturkan petani di Bantul masih kekurangan sekitar 300 unit traktor tahun ini. Dia menilai kebutuhan traktor tersebut masih tinggi. Jumlah tersebut juga dapat meningkatkan dengan adanya peningkatan luas lahan yang ditanami tanaman pangan.
Dengan kebutuhan traktor sekitar lebih dari 300 unit tersebut, masih ada beberapa wilayah yang luas lahan yang ditanami tanaman pangan tinggi, tetapi ketersediaan traktor di sana terbatas.
Di sana belum semua kelompok tani memiliki traktor. Beberapa wilayah yang dinilai paling memerlukan tambahan traktor antara lain Imogiri, Piyungan, Sewon, Bambanglipuro dan Pandak.
BACA JUGA: Petani di Bantul Kekurangan Ratusan Traktor, Pemkab Berharap kepada Pemerintah Pusat
Sementara dia menuturkan awal 2024, pihaknya menerima empat unit traktor dari Pusat. Kemudian, pada Jumat (27/12/2024) pihaknya kembali menerima 12 unit traktor juga dari Pusat.
Dia menuturkan pemberian traktor pada Desember 2024 tersebut diserahkan kepada 12 kelompok tani (poktan). Beberapa poktan yang menerima bantuan tersebut berasal dari wilayah Piyungan dan Imogiri. "Itu traktor singkal untuk mengolah tanah. Harapannya untuk mempercepat pengolahan lahan, sehingga masa tanam bisa dipercepat," katanya.
Dia menuturkan bagi kelompok tani yang membutuhkan traktor, maka dapat mengusulkan bantuan traktor ke DKPP Bantul. Pihaknya akan melakukan verifikasi terhadap usulan tersebut. "Kalau kelompok tani layak diberikan, maka akan kita berikan. Harapan kami traktor itu tidak mangkrak dan dapat dimanfaatkan petani," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sepekan dikelola KAI Commuter, KA Bandara YIA melayani hingga 8.000 penumpang per hari saat akhir pekan dengan 50 perjalanan.
Studi Canva menemukan 98% profesional Indonesia menggunakan AI untuk presentasi, dari mencari ide hingga latihan sebelum tampil.
MK mengabulkan sebagian permohonan uji materi soal informasi kandungan gula, garam dan lemak pada kemasan makanan dan minuman.
DPRD Kulonprogo menyoroti rotasi jabatan di Pemkab dan meminta pejabat baru membuktikan kinerja serta meningkatkan pelayanan masyarakat.
Pelindo menargetkan penataan 17 entitas melalui merger, konsolidasi, divestasi dan likuidasi hingga jumlah entitas menjadi 21
KAI merespons penetapan tersangka masinis Argo Bromo Anggrek dan menindaklanjuti enam rekomendasi keselamatan dari KNKT.