Pria Berinisial S Rusak Palang Pintu KA dan Tantang Petugas di Sleman
Mahasiswa berinisial S ditangkap Polsek Gamping setelah merusak palang KA Banyumeneng. Aksinya dilakukan saat mabuk dan merugikan Rp2 juta.
Beredar di media sosial, video yang menayangkan keributan di sebuah rumah makan padang di wilayah Godean. - ist/Facebook ICJ
Harianjogja.com, SLEMAN—Beredar di media sosial, video yang menayangkan keributan di sebuah rumah makan padang di wilayah Godean. Insiden ini selanjutnya berakhir damai dan saling memaafkan antara kedua belah pihak.
Dalam narasi video yang beredar, insiden ini dipicu karena salah satu pembeli yang menanyakan kuah masakan padang. Karena kala itu pukul 04.00 WIB, pegawai rumah makan padang pun menyampaikan jika kuah yang diminta telah habis. Entah karena kesalahpahaman apa, selanjutnya terjadi keributan.
Kapolsek Godean, Kompol Haryanta menjelaskan bila insiden tersebut telah diselesaikan kedua belah pihak. "Itu diselesaikan kedua belah pihak, yang bersangkutan tidak buat laporan ke Polsek," terang Haryanta, Kamis (2/1/2025).
Kedua belah pihak, lanjut Haryanta sepakat untuk saling memaafkan. "Intinya saling memaafkan," katanya.
Berdasarkan mediasi yang digelar, pembicaraan soal ganti rugi yang ditimbulkan selanjutnya dibicarakan oleh kedua belah pihak. "Kemarin siang untuk ganti kerugian dibicarakan kedua belah pihak," katanya.
Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Salamun menambahkan bila peristiwa tersebut memang belum dilaporkan ke Polsek Godean. Namun petugas telah mendatangi TKP untuk menggali informasi atas insiden tersebut. Selanjutnya mediasi antara kedua belah pihak pun telah dilakukan.
Dalam video klarifikasi yang dibagikan Salamun, nampak kedua belah pihak menyampaikan pernyataannya usai mediasi. Salah satu pemuda yang terlibat dalam insiden tersebut bersepakat damai dan menyatakan tidak akan mengulangi perbuatannya.
"Sudah bertemu, bermediasi dengan pihak Rumah Makan Sinar Minang Godean atas kesalahpahaman yang terjadi dan kami bersepakat untuk saling memaafkan dan tidak akan mengulangi perbuatan tersebut juga akan menjaga perilaku baik di mana pun juga meminta maaf atas kegaduhan di sosial media hari ini Rabu 1 Januari 2025," ungkap salah seorang pemuda dalam video.
Sementara salah satu karyawan rumah makan padang pun turut memaafkan atas peristiwa ini. "Selaku karyawan Rumah Makan Sinar Minang bersepakat saling memaafkan atas kesalahpahaman yang terjadi di antara kami," ujar karyawan RM Sinar Minang Godean.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mahasiswa berinisial S ditangkap Polsek Gamping setelah merusak palang KA Banyumeneng. Aksinya dilakukan saat mabuk dan merugikan Rp2 juta.
PSIM Jogja hanya bisa mendaftarkan tiga pemain asing di League Cup 2026/2027 meski memiliki 11 legiun asing. Jean-Paul van Gastel siap mengandalkan pemain loka
Pembangunan Gerbang Tol Trihanggo Tol Jogja-Solo terus dikebut. Gerbang ini akan mengusung siluet Ratu Boko dan ornamen aksara Jawa.
Sekitar 200 warga binaan Gunungkidul akan difasilitasi mengikuti Kejar Paket A, B, dan C sebagai bekal kembali ke masyarakat.
Pembangunan Jembatan Kewek memasuki tahap struktur lanjutan. Pondasi rampung dan erection girder ditarget September agar bisa dipakai saat Nataru 2026.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.