Balita Kejang di Malam Hari, Pasien JKN Dapat Penanganan Cepat
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Kepolisian Sektor Pajangan mengamankan sebuah keris dan parang dari seorang remaja berinisial AHB, 17, warga Desa Potorono, Kecamatan Banguntapan, Bantul, Rabu (20/5/2020) dini hari.
Kapolsek Pajangan AKP Sri Basariah mengatakan penyitaan dua senjata tajam itu berawal dari tas yang dikenakan AHB jatuh saat akan pulang di Jalan Raya Goa Selarong tepanya Wetan Kretek Sindon. Tas tersebut kemudian digeledah oleh warga sekitar lokasi kejadian dan ditemukan dua sajam.
Penggeledahan itu dilakukan karena sebelumnya AHB sempat terlibat perkelahian dengan salah satu warga sekitar lokasi berinisial INA, 18. Perkelahian dipicu karena rebutan kekasih, “Mereka sempat berkelahi kemudian berdamai,” kata Basariah.
Setelah diamankan warga, polisi kemudian membawa AHB dan INA ke Polsek Pajangan untuk didamaikan. Setelah perdamaian kedua remaja itu dilepas kembali, “Untuk sajamnya tetap kami amankan,” ucap Basariah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Pajak nol persen impor suku cadang pesawat memasuki tahap harmonisasi. Kemenhub berharap kebijakan segera berlaku untuk menekan biaya maskapai.
Pasutri asal Candimulyo meraih dua penghargaan pada Bupati Award 2026 Kabupaten Magelang berkat inovasi gula semut dan pertanian modern.
PT Importa Jaya Abadi (Importa) meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas pencapaian penjualan 1 juta unit lemari pakaian besi
Kasus Ebola di Kongo meningkat. Dosen UMY mengingatkan Indonesia memperkuat kewaspadaan, deteksi dini, dan sistem kesehatan menghadapi ancaman penyakit menular.
Kemhan mengevaluasi total Latsarmil SPPI 2026 usai lima peserta meninggal, mencakup seleksi kesehatan, latihan fisik, dan metode pembelajaran.