Kampung Lampion Jogja Jadi Percontohan Nasional Penataan Tepi Sungai
Deputi Kemenko Ronny Hutahayan apresiasi Kampung Lampion Kotabaru sebagai model nasional. 38 rumah Rp1,5 miliar swakelola, jalan 3-4m akses ambulans.
Ketua Paguyuban Tridharma, Supriyati (tengah) menyampaikan keterangan dalam konferensi pers di LBH Yogyakarta, Kamis (2/1/2024). Harian Jogja/Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Proses relokasi PKL Teras Malioboro 2 ke Beskalan dan Ketandan dimulai awal Januari ini. Di sisi lain, ratusan PKL yang tergabung dalam Paguyuban Tridharma, yang sejak awal menolak relokasi tetap meminta adanya dialog.
Ketua Paguyuban Tridharma, Supriyati, menjelaskan sebagian besar anggota Paguyuban Tridharma belum mendapat undangan untuk mengambil undian penentuan penempatan lapak di tempat relokasi. Hal ini terjadi karena anggota paguyuban tidak menandatangani kontraktual yang disodorkan UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya.
“Sampai saat ini lokasi di Ketandan belum selesai dibangun. Belum layak ditempati. Tata letaknya seperti apa, lapaknya seperti apa kami belum tahu. Tapi kami harus mengambil undian. Ada beberapa anggota kami yang mendapat undangan undian, tapi banyak yang belum mendapat undangan,” katanya, Kamis (2/1/2025).
Anggota paguyuban, menurut Supriyati, juga ditakut-takuti jika tidak menandatangani kontraktual dan mengambil undian, tidak akan mendapatkan lapak di Beskalan maupun Ketandan. Meski demikian, dia memastikan sekitar 500 anggota Tridharma yang mengikuti rapat anggota tahunan beberapa waktu lalu tetap bertahan sebelum adanya dialog dua arah.
Pendamping hukum dari LBH Yogyakarta, Raka Ramadan, menuturkan apa yang diklaim sebagai bentuk dialog oleh UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya hanya menyasar pada pedagang tertentu yang tidak merepresentasikan seluruh PKL.
“Ini bukan partisipasi bermakna, tapi cherry picking. Jadi yang diambil hanya yang pro dengan kebijakan,” katanya.
LBH Yogyakarta sudah menyurati DPRD Kota Jogja untuk menyelenggarakan audiensi dengan Dinas Kebudayaan Kota Jogja dan UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Deputi Kemenko Ronny Hutahayan apresiasi Kampung Lampion Kotabaru sebagai model nasional. 38 rumah Rp1,5 miliar swakelola, jalan 3-4m akses ambulans.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.