Produk Lokal Kuasai 55 Persen Katalog Sociolla hingga Juni 2026
Produk kecantikan lokal menguasai 55% katalog Sociolla hingga Juni 2026, dengan lebih dari 180 brand dan 6.000 SKU aktif.
Aksi unjuk rasa pedagang Teras Malioboro 2 di Kompleks Kepatihan, Pemda DIY pada Jumat (2/8/2024)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah pedagang Teras Malioboro (TM) 2 kembali menggelar unjuk rasa terkait dengan rencana relokasi yang dilakukan Pemda DIY terhadap mereka. Unjuk rasa kali ini mereka lakukan di kompleks Kepatihan Pemda DIY, Jumat (2/8/2024). Dengan membawa keranda bertuliskan aspirasi, para pedagang juga mengusung berbagai poster mengklaim dagangan yang sepi.
Ketua Paguyuban dan Koperasi Tri Dharma, Arif Usman mengatakan dalam unjuk rasa itu pihaknya meminta Pemda DIY melibatkan pedagang dalam proses relokasi yang akan dilakukan.
Pihaknya mengklaim tidak ada dialog yang dijalin pemerintah dengan pedagang soal relokasi ke tempat baru. "Kenyataanya instansi yang berwenang mengurus tertutup dan tidak pernah melibatkan kami," katanya.
Arif mengaku ingin agar pedagang diajak dialog tentang bagaimana kondisi lapak yang baru dibangun tersebut.
Selama ini, kata dia pemerintah hanya menjalin komunikasi sebatas sosialisasi, bukan pelibatan secara langsung dalam menentukan lapak. "Walaupun dulu Pemda DIY pernah menyatakan ada keterlibatan pedagang, tetapi pedagang yang mana, kami tidak tahu," ujarnya.
Sekda DIY, Beny Suharsono mengaku akan menampung aspirasi yang disampaikan oleh para pedagang itu.
Menurutnya relokasi tidak serta merta dilaksanakan sebelum TM 2 yang baru baik itu di Beskalan dan Ketandan siap 100% difungsikan. "Rencananya itu kan siap di akhir 2024 jadi memang harus dialog dari awal, tentu ada yang tidak puas dengan kebijakan itu, makanya harus ada diskusi," katanya.
Beny menyebut, manajemen pengelolaan TM 1 dan TM 2 ke depan masih akan dipisahkan yakni Pemkot Jogja mengurus TM 2 dan Pemda DIY TM 1.
Pihaknya belum berencana untuk menyatukan pengelolaan kedua kawasan pusat belanja itu, tetapi tetap membutuhkan sinergi antar pihak. "Pengelolaannya sudah sepakat begitu, tapi kan tetap butuh dukungan satu sama lain agar semuanya optimal," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Produk kecantikan lokal menguasai 55% katalog Sociolla hingga Juni 2026, dengan lebih dari 180 brand dan 6.000 SKU aktif.
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.
BPKAD Kota Jogja mengembangkan SIAP, sistem pengingat digital untuk mendorong penarikan APBD tepat waktu dan mencegah penumpukan.
Iran menolak menghentikan perang dan membuka Selat Hormuz sebelum AS memenuhi tuntutan terkait perang, aset, dan gencatan senjata.
Ford Australia tarik 13.907 unit Ranger karena side curtain airbag berisiko gagal mengembang. Pengiriman dan test drive dihentikan sementara. Perbaikan gratis m