9 WNI Ditahan Israel, Menlu Sugiono Minta Bantuan Yordania-Turki-Mesir
9 WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan Gaza. Menlu Sugiono koordinasi dengan Yordania, Turki, dan Mesir untuk penyelamatan.
Lalu lintas di Simpang Jembatan Kewek terlihat padat pada. - Harian Jogja/Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perhubungan (Dishub) DIY mencatat jumlah pergerakan orang ke luar dan masuk di provinsi ini selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2024/2025 mencapai 9.273.000 orang.
Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Dishub DIY Sumariyoto saat dihubungi di Yogyakarta, Kamis, mengatakan jumlah pergerakan orang itu tercatat berdasarkan data sejak 23 Desember 2024 sampai 1 Januari 2025 baik yang menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.
"Total dari pergerakan orang itu, kebanyakan mereka menggunakan mobil pribadi," kata dia.
BACA JUGA : Selama Natal dan Tahun Baru, 18 Ribu Penumpang Kereta Api Turun di Jogja Setiap Hari
Angka tersebut telah mendekati prediksi Dishub DIY sebelumnya sebesar 9,4 juta orang. Adapun berdasarkan pantauan kamera analitik yang terpasang di empat titik strategis di DIY, selama periode itu tercatat sebanyak 1.410.000 kendaraan masuk dan 1.280.000 kendaraan keluar DIY.
Data tersebut menunjukkan banyak kendaraan pengunjung masa Nataru masih berada di wilayah DIY sehingga masih terpantau antrean panjang di beberapa titik lampu lalu lintas utama.
"Total pergerakan kendaraan keluar-masuk DIY mencapai 2.690.000-an kendaraan, jauh di atas prediksi awal kami sebesar 2.100.000 kendaraan," kata dia.
Sumariyoto mengungkapkan puncak lalu lintas kendaraan periode Nataru terjadi pada 24 Desember 2024 di pintu masuk Prambanan dengan sebagian besar kendaraan menuju arah tol. "Dominasi kendaraan berasal dari wilayah barat, seperti Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Sumatera, diikuti oleh Semarang, Solo, dan Surabaya," ujar dia.
Meski demikian, dari empat pintu masuk utama DIY, pintu masuk Tempel mencatatkan lalu lintas tertinggi secara akumulatif, didominasi oleh kendaraan berpelat lokal.
Sumariyoto menuturkan tingginya pergerakan kendaraan dan orang di DIY pada periode ini antara lain dipengaruhi penambahan infrastruktur, salah satunya Jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA (Solo-Yogyakarta) ruas Klaten-Prambanan yang dibuka fungsional selama liburan.
BACA JUGA : Pengguna KAI Commuter Line Mengalami Peningkatan di 2024
Guna mengurai kepadatan arus, menurut dia, telah dilakukan rekayasa lalu lintas oleh pihak kepolisian, disertai komunikasi intensif antara Polres Sleman dengan Polres Klaten terkait lalu lintas di kawasan Prambanan.
"Ketika antrean panjang terjadi dari arah timur, petugas di pos Prambanan mengatur secara manual, begitu pula sebaliknya. Selain itu, beberapa U-turn ditutup karena menjadi sumber kemacetan, dan di simpang Proliman kendaraan dari arah timur diminta terus berjalan untuk memperlancar arus," ujar Sumariyoto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
9 WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan Gaza. Menlu Sugiono koordinasi dengan Yordania, Turki, dan Mesir untuk penyelamatan.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.