Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
1. Para pemain beraksi dalam Ketoprak Sireping Pageblug, di BLKK DIY, Sabtu (25/1/2025)./Youtube
Harianjogja.com, JOGJA—Balai Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi (BLKK) DIY menggelar pertunjukan ketoprak dengan lakon Sireping Pageblug di kantor BLKK DIY, Sabtu (25/1/2025). Gelaran ini merupakan puncak peringatan 75 tahun BLKK DIY.
Lakon Sireping Pageblug merupakan lakon karya Angger Sukisno. Lakon ini menceritakan bagaimana masyarakat menghadapi pandemi dengan berbagai pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dan kearifan lokal. Cerita dibawakan dengan humoris yang mengundang gelak tawa penonton.
Pergelaran ketoprak yang dibuka untuk umum ini disambut dengan antusiasme tinggi dari masyarakat sekitar. Bersama keluarga, mereka menyaksikan aksi panggung memukau dari para pemain seperti Dalijo Angkring, Sugiman DN, Rini W, Suto Wiyono dan lainnya.
Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie, menjelaskan lakon ketoprak ini merupakan bentuk semangat BLKK untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. “Kami sungguh-sungguh melayani, membantu menciptakan derajat kesehatan masyarakat DIY yang baik,” katanya.
Dengan usia yang matang, dia yakin BLKK DIY akan memberi layanan yang lebih baik lagi. Ia menyampaikan BLKK DIY berhasil terus mempertahankan predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) yang menandakan baiknya layanan yang diberikan BLKK DIY. “Terima kasih sampai saat ini bisa mempertahankan WBBM-nya, saya yakin BLKK DIY akan terus termotivasi dengan status ini untuk memberikan layanan yang baik cepat tanggap terhadap kebutuhan masyarakat,” katanya.
Kepala BLKK DIY, Woro umi Ratih, mengatakan pada Ambal Warsa ke-75 ini, BLKK DIY mengusung tema Kepati Amarsudi Nggayuh Husada Ing Ngayogyakarta. Rangkaian kegiatan sudah dilaksanakan sejak 15 Januari 2025 mulai dari temu pelanggan, paket pemeriksaan laboratorium dan paket pemeriksaan kalibrasi tensimeter.
“Kami juga melakukan webinar Kupas Tuntas Kanker Servik, senam bersama, donor darah dan pemeriksaan gratis untuk masyarakat sekitar. Kami melakukan ini karena merupakan Unit Pelaksana Teknis dari Dinas Kesehatan DIY yang berperan di laboratorium,” katanya.
Dia berharap di usia yang ke-75 ini, BLKK DIY mampu memberikan layanan di bidang laboratorium yang lebih optimal lagi. “Sehingga kami bisa membuat inovasi-inovasi baru sesuai kebutuhan masyarakat Jogja baik secara mandiri maupun bagian dari program kesehatan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
WhatsApp bisa membuat memori ponsel cepat penuh. Simak cara membersihkan penyimpanan tanpa menghapus chat penting.
Chelsea dikabarkan segera menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih baru dengan kontrak empat tahun usai tercapai kesepakatan prinsip.
212 T01 facelift resmi meluncur di Beijing Motor Show 2026 dengan desain baru dan siap menantang Jeep Wrangler di pasar global.
Persib Bandung menghadapi PSM Makassar dengan kondisi pincang setelah Bojan Hodak dan tiga pemain utama dipastikan absen.
Alex Marquez menang dramatis pada Sprint Race MotoGP Catalunya 2026, sementara Jorge Martin kembali crash dan gagal finis.