Polisi Bongkar Dugaan Miras Oplosan di Parangtritis
Polres Bantul membongkar dugaan praktik miras oplosan di Parangtritis dan menyita ratusan botol kosong serta alkohol murni.
Sebanyak 227 pelajar dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti Lomba Lukis Tingkat Kabupaten Bantul yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul/ Harian Jogja-Kiki Luqman
Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak 227 pelajar dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti Lomba Lukis Tingkat Kabupaten Bantul yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul.
Kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang tidak hanya menjadi ajang unjuk kreativitas pelajar, tetapi juga seleksi untuk mencari perwakilan Bantul dalam lomba tingkat Provinsi DIY.
BACA JUGA: 8 Baliho Liar di Bantul Dibongkar
Kepala Seksi Budaya Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul, Heri Maryanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tahap awal dari jenjang kompetisi menuju tingkat provinsi.
“Lomba lukis ini kami selenggarakan setiap tahun sebagai bagian dari proses seleksi. Nantinya para juara akan mewakili Kabupaten Bantul di tingkat provinsi, sekitar bulan September,” ujarnya saat ditemui usai lomba, Selasa (5/8).
Para peserta berasal dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Menurut Heri, tahun ini tingkat SD menjadi peserta terbanyak, diikuti oleh SMP dan TK. Sementara itu, tingkat SMA menunjukkan antusiasme yang lebih rendah dibandingkan jenjang lainnya.
“Namun tiap tahun peserta dari jenjang SD, TK, dan SMP terus mengalami peningkatan,” ungkapnya.
Dalam perlombaan ini, panitia menetapkan lima juara dari masing-masing kategori juara 1, 2, 3, serta harapan 1 dan 2.
“Jadi dari SD, SMP, dan SMA, masing-masing diambil lima peserta terbaik. Total akan ada 15 pemenang utama yang kita seleksi lebih lanjut,” terang Heri.
Dari puluhan pemenang itu, akan dipilih 20 nominator terbaik yang nantinya disiapkan untuk mengikuti lomba di tingkat Provinsi DIY.
“Sebelum ke provinsi, 20 anak ini akan kita latih dan bina bersama seniman serta praktisi seni dari Kabupaten Bantul. Tujuannya agar mereka lebih siap dan percaya diri,” jelasnya.
Heri juga menambahkan, meskipun lomba hanya berlangsung satu hari, pengumuman pemenang tidak langsung dilakukan di hari yang sama.
Pengumuman pemenang akan disampaikan besok pagi melalui akun Instagram resmi Dinas Kebudayaan dan penyerahan hadiah direncanakan berlangsung pada 22 Agustus 2025.
Momen ini akan disatukan dengan rangkaian Festival Rintisan Desa Budaya yang digelar di Mirokerten, Banguntapan.
“Rencananya Pak Bupati akan menyerahkan langsung hadiah kepada para pemenang, sekaligus menyambut peringatan Hari Anak Nasional,” pungkas Heri.
Sementara itu salah satu peserta Alya yang melukis tiga penari Montro, mengaku sudah mengikuti lomba ini sebanbyak 2 kali.
Kata Alya dia sangat antusias karena dirinya sendri sangat mencintai seni lukis.
"Sudah dua kali kak ikut lomba ini, ini gambar 3 penari montro. Saya dari SD 1 Kretek. Semoga acara kayak gini ada terus ya kak," harap Alya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Bantul membongkar dugaan praktik miras oplosan di Parangtritis dan menyita ratusan botol kosong serta alkohol murni.
KPK memeriksa Dirut PT Catur Elang Perkasa terkait dugaan korupsi investasi dan pinjaman jangka panjang PPT Energy Trading.
UMY menolak pembangunan dapur MBG di kampus dan memilih mendukung program melalui riset dosen serta magang mahasiswa.
Polsek Prambanan dan Pos Lantas Mitra 11 menyita 10 motor saat razia balap liar di wilayah Prambanan, Klaten.
Pendaki Gunung Muria di Kudus jatuh ke jurang sedalam 40 meter di jalur Argopiloso dan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Korlantas Polri siaga 24 jam selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus untuk antisipasi lonjakan kendaraan dan kemacetan.