Pemuda Mabuk Bawa Celurit di Jalan Palagan Sleman Diamankan Polisi
Pemuda mabuk bawa celurit di Palagan Sleman diamankan polisi. Aksi tersebut sempat meresahkan warga Ngaglik.
Gelandang Bertahan PSS Sleman, Jayus Hariono saat berlatih bersama skuat PSS./Istimewa-PSS
Harianjogja.com, SLEMAN—Buntut tiga kekalahan beruntun yang dialami PSS di lanjutan BRI Liga 1-2024/2025, skuad PSS dievaluasi ketat. Pemain dan tim pelatih dituntut fokus pada perbaikan permainan agar bisa membawa Super Elja ke jalur kemenangan.
Gelandang Bertahan PSS Sleman, Jayus Hariono menjalani evaluasi ketat bersama rekan-rekannya usai menelan tiga kekalahan beruntun di putaran kedua BRI Liga 1.
Diakui Jayus, rentetan kekalahan yang dialami Super Elja menjadi tanggung jawab tim secara keseluruhan.
Pemain bernomor punggung 55 di skuat Super Elja itu menegaskan bila proses evaluasi telah dijalankan. Dalam evaluasi, kekurangan tim diidentifikasi serta mencari solusi terbaik demi mengangkat penampilan tim di laga-laga berikutnya. "Alhamdulillah latihan dan evaluasi hari ini berjalan dengan lancar seperti biasa. Ada beberapa aspek yang terus dilakukan perbaikan, semoga itu bisa menjadi bahan solusi untuk pertandingan berikutnya," jelas Jayus pada Kamis (13/2/2025).
Jayus menambahkan, evaluasi dilakukan secara menyeluruh terhadap performa dalam tiga laga terakhir yang berakhir dengan kekalahan. Dia membocorkan bila fokus utama evaluasi tim kali ini yakni meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir hingga transisi permainan.
BACA JUGA: Kebobolan Tujuh Gol Dalam Tiga Laga, Ini Kata Manajer PSS Sleman
Tak hanya itu tim juga harus memperbaiki komunikasi antar pemain, serta memperkuat lini pertahanan agar lebih solid dalam menghadapi tekanan lawan. "Kami sadar bahwa hasil ini bukan yang kami harapkan. Tentunya dari tim pelatih sudah mengevaluasi apa saja yang harus dilakukan untuk menang. Harus segera bangkit untuk itu," ujar dia.
Menurut Jayus, tim harus segera berbenah agar bisa kembali ke jalur kemenangan. Pemain harus bangkit untuk memutus tren negatif ini. "Harus memutus rentetan hasil buruk selama tiga laga kemarin. Kami juga harus segera melupakan kekalahan-kekalahan kemarin untuk segera bangkit dan meraih kemenangan.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemuda mabuk bawa celurit di Palagan Sleman diamankan polisi. Aksi tersebut sempat meresahkan warga Ngaglik.
SIM Indonesia kini diakui di 8 negara ASEAN mulai 2025. Simak daftar negara dan aturan penting sebelum berkendara di luar negeri.
Fitur split-screen Android ternyata bisa meningkatkan produktivitas. Simak 11 cara memanfaatkan layar belah agar multitasking lebih praktis.
Indonesia mengirim delapan wakil ke Singapore Open 2026 untuk mengakhiri puasa gelar yang berlangsung sejak 2023.
Dinkes Gunungkidul menemukan 205 kasus baru TBC melalui program ACF TB yang melibatkan 30 puskesmas sejak April 2026.
Liverpool resmi mengamankan wonderkid Kolombia Samuel Martinez yang dijuluki The Next Kaka setelah mengalahkan Madrid dan Chelsea.