Gunung Merapi Terus Muntahkan Lava dan Awan Panas
Aktivitas Gunung Merapi masih tinggi dengan status Level III (Siaga). BPPTKG mencatat satu awan panas guguran dan 151 guguran lava pada periode 17-23 Juli 2026.
Gelandang Bertahan PSS Sleman, Jayus Hariono saat berlatih bersama skuat PSS./Istimewa-PSS
Harianjogja.com, SLEMAN—Buntut tiga kekalahan beruntun yang dialami PSS di lanjutan BRI Liga 1-2024/2025, skuad PSS dievaluasi ketat. Pemain dan tim pelatih dituntut fokus pada perbaikan permainan agar bisa membawa Super Elja ke jalur kemenangan.
Gelandang Bertahan PSS Sleman, Jayus Hariono menjalani evaluasi ketat bersama rekan-rekannya usai menelan tiga kekalahan beruntun di putaran kedua BRI Liga 1.
Diakui Jayus, rentetan kekalahan yang dialami Super Elja menjadi tanggung jawab tim secara keseluruhan.
Pemain bernomor punggung 55 di skuat Super Elja itu menegaskan bila proses evaluasi telah dijalankan. Dalam evaluasi, kekurangan tim diidentifikasi serta mencari solusi terbaik demi mengangkat penampilan tim di laga-laga berikutnya. "Alhamdulillah latihan dan evaluasi hari ini berjalan dengan lancar seperti biasa. Ada beberapa aspek yang terus dilakukan perbaikan, semoga itu bisa menjadi bahan solusi untuk pertandingan berikutnya," jelas Jayus pada Kamis (13/2/2025).
Jayus menambahkan, evaluasi dilakukan secara menyeluruh terhadap performa dalam tiga laga terakhir yang berakhir dengan kekalahan. Dia membocorkan bila fokus utama evaluasi tim kali ini yakni meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir hingga transisi permainan.
BACA JUGA: Kebobolan Tujuh Gol Dalam Tiga Laga, Ini Kata Manajer PSS Sleman
Tak hanya itu tim juga harus memperbaiki komunikasi antar pemain, serta memperkuat lini pertahanan agar lebih solid dalam menghadapi tekanan lawan. "Kami sadar bahwa hasil ini bukan yang kami harapkan. Tentunya dari tim pelatih sudah mengevaluasi apa saja yang harus dilakukan untuk menang. Harus segera bangkit untuk itu," ujar dia.
Menurut Jayus, tim harus segera berbenah agar bisa kembali ke jalur kemenangan. Pemain harus bangkit untuk memutus tren negatif ini. "Harus memutus rentetan hasil buruk selama tiga laga kemarin. Kami juga harus segera melupakan kekalahan-kekalahan kemarin untuk segera bangkit dan meraih kemenangan.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aktivitas Gunung Merapi masih tinggi dengan status Level III (Siaga). BPPTKG mencatat satu awan panas guguran dan 151 guguran lava pada periode 17-23 Juli 2026.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 30 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan tiap stasiun.
Ilmuwan menemukan spesies dinosaurus baru berusia 210 juta tahun di Zimbabwe. Temuan ini membuka wawasan baru tentang evolusi dinosaurus awal di Afrika.
Myanmar mengesahkan UU Anti-Penipuan Daring yang mempercepat pembekuan rekening dan menjatuhkan hukuman hingga hukuman mati bagi pelaku.
Sebanyak 287 pelajar mengikuti KAP Kota Jogja 2026. PASI Kota Jogja menargetkan menjadi juara umum POPDA 2029 melalui pembinaan atlet berkelanjutan.