FKPB Gandeng Sekolah untuk Mitigasi Bencana

Newswire
Newswire Kamis, 13 Februari 2025 00:27 WIB
FKPB Gandeng Sekolah untuk Mitigasi Bencana

Forum Koordinasi Penanggulangan Bencana (FKPB) memiliki peran penting dalam upaya mengkoordinasikan mitigasi bencana di suatu kawasan. Kolaborasi dengan lintas sektor mutlak dilakukan dalam upaya mitigasi. /Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA—Forum Koordinasi Penanggulangan Bencana (FKPB) memiliki peran penting dalam upaya mengkoordinasikan mitigasi bencana di suatu kawasan. Kolaborasi dengan lintas sektor mutlak dilakukan dalam upaya mitigasi.

Panewu Kapanewon Mlati Sleman Arifin mengatakan FKPB mengandeng sekolah jenjang SD dan SMP dengan target awal penguatan kapasitas sekolah tersebut melalui edukasi, pendampingan dan pelatihan penanggulangan bencana. Bentuk pendampingan menyesuaikan potensi bencana yang ada di suatu sekolah atau wilayah.

BACA JUGA : Potensi Cuaca Ekstrem, BPBD Kulonprogo Usulkan Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana

"Benuk nandi betupa Satuan Pendidikan Aman Bencana [SPAB], sehingga sekolah ini mereka siap sewaktu-waktu terjadi bencana, apa yang harus dilakukan," katanya di sela Workshop Pembentukan SPAB di Wilayah Kapanewon Mlati, Rabu.

Arifin berharap melalui pendampingan tersebut pihak sekolah baik guru, siswa dan sistem persekolah tersebut memahami langkah penanggulangan. Ia mencontohkan sekolah yang rawan longsor, puting beliung, gempa bumi dan lainnya mesti menyiapkan dari awal antisipasi bencana dengan assesment.

Di Mlati saat ini telah dibentuk Forum Koordinasi Penanggulangan Bencana yang menaungi 23 komunitas sukarelawan kebencanaan. Rencana Mei 2025 akan digelar Gladi Lapamg SPAB sekaligus deklarasi. Kegiatan tersebut diikuti 5 SD dan 8 SMP. "Kami ajak mereka untuk bersinergi, berkolaborasi pada saat mitigas dan penanggulangan bencana bisa berkoordinasi dengan sesuai job description sehingga tidak terjadi tumpang tindih," katanya

Pembina FKPB Mlati Andi S menambahkan instruktur dan sukarelawan FKPB Mlati juga telah mengikuti pelatihan kebencanaalaman misalnya dalam ketrampilan tali menali., water rescue bekerjasama dengan Basarnas/Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hingga Pelatihan Trainer of Trainer (ToT).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online