Kronologi Pesawat Wisata Peru Jatuh Tewaskan 13 Orang di Nazca
Pesawat wisata Aerodiana jatuh di dekat Garis Nazca, Peru. Sebanyak 13 orang tewas dan penyebab kecelakaan masih diselidiki.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu'ti melepas sebanyk 522 kader Mubalig Hijrah Madrasah Muallimin Muhammadiyah Jogja, Minggu (16/2/2025). /Youtube.
Harianjogja.com, JOGJA—Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu'ti melepas sebanyk 522 kader Mubalig Hijrah Madrasah Muallimin Muhammadiyah Jogja, Minggu (16/2/2025). Mereka akan dikirim ke 10 negara untuk menimba pengalaman sebagai mubalig muda di 10 negara.
Para kader mubalig tersebut merupakan pelajar kelas 2 dan 3 Madrasah atau jenjang SMA. Mereka akan dikirim ke beberapa negara luar di antaranya Hong Kong, Malaysia, Singapura, Thailand dan Timor Leste, Amerika Serikat, Australia, Jepang dan Taiwan. Serta sisanya dikirim ke berbagai pelosok tanah air.
Abdul Mu'ti mengatakan para peserta mubalig hijrah tidak perlu khawatir ketika berada di luar negeri. Karena Muhammadiyah sudah dikenl sebagai salah satu gerakan internasional.
BACA JUGA : Mendikdasmen Abdul Mu'ti Minta Sekolah Segera Finalisasi PDSS untuk SNPMB 2025
"Kita sudah bisa bisa disebut sebagai gerakan internasional. Karena jika ada sidang umum PP, sebenarnya ada undanagn untuk Muhammadiyah. Tetapi sejak 2011 karena tidak ada SPPD, jadi tidak ada yang berangkat, atau biasanya PCIM Amerika Serikat. Selain itu kami sekarang dalam catatan kami memiliki 30 cabang istimewa, tersebar di 30 negara," katanya.
Ia menambahkan saat ini banyak mahasiswa pelajar di kampus maupun sekolah Muhammadiyah yang berasal dari berbagai negara di dunia. Saat kembali ke tanah air, mereka akan menjadi diaspora Muhammadiyah. Hal ini akan menjadi bagian penting Muhammadiyah dalam memajukan Indonesia dan mencerahkan semesta.
"Kami menyambut baik program Mubalig Hijrah ini dalam konteks melaksanakan misimelanjutkan misi risalah. Selain itu menjadi perluasan dakwah Muhammadiyah, mereka memiliki peran penting tidak hanya memperkenalkan Islam muslim minoritas tetapi menjadi bagian dari para pelajar Muallimin mengamalkan ilmunya berinteraksi langsung dengan negara yang dituju," ucapnya.
Direktur Madrasah Muallimin Muhammadiyah Aly Aulia menyatakan program Mubalig Hijrah terus dilakukan perluasan ke beberapa negara. Pada tahun ini bahkan telah berusaha mengirimkan ke Amerika Serikat. Ia berharap para pelajar yang dikirim bisa menimba ilmu mendapatkan pengalaman dan memberikan manfaat untuk warga di negara tujuan.
"Ini merupakan program rutin tahunan setiap Ramadan, tetapi dari tahun ke tahun kami perluasan tujuannya, tahun ini kami menambah ke Amerika Serikat. Ini semuanya akan diberangkatkan pada 27 Februari mendatang. Prosesnya nanti akan dibantu oleh Cabang Muhammadiyah setempat, karena di luar negara sudah ada banyak PCIM," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pesawat wisata Aerodiana jatuh di dekat Garis Nazca, Peru. Sebanyak 13 orang tewas dan penyebab kecelakaan masih diselidiki.
UGM mengajak Paskibraka DIY memahami Merah Putih sebagai simbol memori kolektif, pengorbanan, dan harga diri bangsa Indonesia.
Peneliti Indonesia dan Australia mengembangkan TBScreen.AI untuk membantu skrining tuberkulosis berbasis AI dengan analisis ronsen kurang dari 5 detik.
BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,29% pada kuartal II/2026 didukung konsumsi domestik dan investasi.
DLH Bantul menggelar pelatihan daur ulang sampah di BCE 2026 untuk mengurangi sampah sekaligus membuka peluang ekonomi masyarakat.
Artis sinetron Sali Irsalina melaporkan dugaan penganiayaan oleh kekasihnya ke Polres Metro Jakarta Selatan. Kasus masih diselidiki.