Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan
Menkomdigi Meutya Hafid menerbitkan SE Nomor 4/2026. Operator seluler wajib melindungi sisa kuota dan memberi pilihan layanan kepada pelanggan
Universitas Islam Indonesia menerima lima Surat Keputusan untuk pengangkatan jabatan akademik profesor kepada lima dosen di kampus tersebut. Serah terima SK yang dilakukan oleh LLDikti Wilayah V DIY itu dilakukan di kampus setempat, Selasa (18/2/2025). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Universitas Islam Indonesia menerima lima Surat Keputusan untuk pengangkatan jabatan akademik profesor kepada lima dosen di kampus tersebut. Serah terima SK yang dilakukan oleh LLDikti Wilayah V DIY itu dilakukan di kampus setempat, Selasa (18/2/2025).
"Bagi UII, penambahan profesor dalam satu waktu penyerahan SK ini merupakan yang terbanyak sepanjang sejarah, dengan lima SK sekaligus," kata Direktur Sumber Daya Manusia/Sekolah Kepemimpinan UII Ike Agustina.
Adapun kelima dosen UII yang dianugerahi jabatan akademik profesor adalah Sholeh Ma’mun dari Jurusan Teknik Kimia, Subhan Afifi dari Jurusan Ilmu Komunikasi, Vitarani Dwi Ananda Ningrum dan Suci Hanifah keduanya dari Jurusan Farmasi, serta Eko Siswoyo dari Jurusan Teknik Lingkungan.
BACA JUGA : ISI Jogja Kukuhkan Nur Sahid Jadi Guru Besar Bidang Semiotika Teater
Saat ini, UII memiliki 845 dosen, dengan 283 di antaranya berpendidikan S3. Dari jumlah tersebut, 119 dosen telah mencapai jabatan akademik Lektor Kepala, dan 83 di antaranya memiliki jenjang pendidikan S3 sehingga hanya selangkah lagi memperoleh jabatan akademik tertinggi.
"Hingga saat ini UII telah melahirkan sejumlah 54 Profesor, dan saat ini yang aktif sejumlah 46 Profesor yang tersebar di berbagai bidang keilmuan," kata Rektor UII Profesor Fathul Wahid.
Berdasarkan data Statistik Pendidikan Tinggi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi tahun 2023, jumlah dosen di Indonesia di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mencapai 270.820 orang, dengan 9.790 dosen di antaranya atau sekitar 3,6% telah menyandang jabatan akademik profesor. Adapun rata-rata jumlah dosen bergelar profesor di UII mencapai 5,4%, yang berarti lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional.
Fathul berharap dosen yang mendapatkan kenaikan jabatan akademik agar mampu memberikan sumbangsih untuk masyarakat. Hal ini tidak lepas dari tingginya harapan masyarakat kepada saintis dalam hal ini dosen atau peneliti.
Berdasarkan temuan, sebanyak 83% publik mengharapkan saintis dapat berkomunikasi dengan kalangan awam. Selain itu, 54% publik juga menginginkan saintis bekerja sama dengan politisi untuk mengintegrasikan sains dalam perumusan kebijakan. Soal aktivisme saintis, 49% publik juga berharap saintis terlibat dalam advokasi kebijakan.
"Dalam bahasa yang lebih lugas: publik berharap saintis tidak hanya duduk di singgasananya, tetapi mau turun dan terlibat dalam urusan publik. Bukan untuk memenuhi kepentingan saintis semata, tetapi terlebih untuk kepentingan publik. Dalam konteks ini, gagasan untuk mengajak setiap dosen menjadi intelektual publik mendapatkan bukti saintifik. Itu adalah kehendak publik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menkomdigi Meutya Hafid menerbitkan SE Nomor 4/2026. Operator seluler wajib melindungi sisa kuota dan memberi pilihan layanan kepada pelanggan
Gusti Prabukusumo kembali terpilih sebagai Ketua PMI DIY periode 2026-2031. Penguatan relawan dan ketersediaan darah menjadi fokus utama.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 30 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 30 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Jangan mudah tergiur game cuan dan bonus besar. Simak 6 cara mengecek legalitas, keamanan data, bonus, reputasi, dan penarikan dana.
China melaju ke final AVC Continental 2026 setelah mengalahkan Iran 3-0. Tuan rumah akan menghadapi Thailand di partai puncak.