Menteri PKP Kaji Wacana Hunian di Atas Sungai, Ini Tantangannya
Menteri PKP Maruarar Sirait membuka wacana hunian di atas sungai. Regulasi, legalitas, konstruksi, dan harga akan dikaji lebih dulu.
Festival Mustika Rasa 2026 tidak hanya menghadirkan kegiatan olahraga dan aksi sosial. Gelaran di Alun-Alun Selatan Jogja tersebut juga menjadi momentum untuk memperkenalkan kembali buku Mustika Rasa kepada masyarakat./ Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Ribuan warga mengikuti senam bersama di Alun-Alun Selatan Jogja, Sabtu (29/8/2026). Di balik aktivitas olahraga tersebut, terselip aksi kemanusiaan berupa penggalangan donasi bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kegiatan itu menjadi bagian dari Festival Mustika Rasa 2026 yang digelar pada 29-30 Agustus 2026. Selain mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat, agenda tersebut juga menjadi ruang untuk menggalang kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana.
Anggota DPR RI My Esti Wijayanti mengatakan donasi yang terkumpul dari kegiatan tersebut mencapai lebih dari Rp10 juta. Bantuan itu rencananya dibawa dan disalurkan langsung kepada masyarakat terdampak gempa di NTT.
“Di sini tadi terkumpul lebih dari Rp 10 juta dan akan dibawa langsung ke NTT,” kata My Esti, Sabtu (29/8/2026).
Menurut dia, aksi tersebut menjadi bagian dari pesan kemanusiaan yang ingin disampaikan melalui kegiatan bersama masyarakat. Kepedulian terhadap korban bencana, menurutnya, tidak seharusnya dibatasi oleh perbedaan pilihan politik maupun latar belakang.
“Kita tunjukkan kemanusiaan tanpa batas, tak ada batas partai politik, pilihan politik. Kemanusiaan hadir tanpa sekat,” ujarnya.
Menghidupkan Kembali Pesan Mustika Rasa
Festival Mustika Rasa 2026 tidak hanya menghadirkan kegiatan olahraga dan aksi sosial. Gelaran di Alun-Alun Selatan Jogja tersebut juga menjadi momentum untuk memperkenalkan kembali buku Mustika Rasa kepada masyarakat.
Buku yang memuat sekitar 1.000 resep dari berbagai daerah di Indonesia itu dinilai menyimpan kekayaan pengetahuan mengenai pangan Nusantara. Isinya tidak sebatas resep masakan, tetapi juga mencakup bahan makanan, kandungan gizi, cara memasak hingga teknik memotong bahan.
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pariwisata Wiryanti Sukamdani mengatakan buku tersebut menunjukkan perhatian Presiden Soekarno terhadap persoalan pangan masyarakat.
“Seorang presiden memikirkan detail rakyatnya. Semua bisa mengambil menu dari situ. Ada 1.000 menu dari buku itu, jadi sangat luar biasa banyak dan kayanya Indonesia,” kata Wiryanti.
Menurut Wiryanti, kekayaan bahan pangan Indonesia perlu kembali diperkenalkan kepada masyarakat. Pengenalan tersebut juga perlu dikemas agar pangan lokal lebih dekat dengan generasi muda.
“Kami ingin masyarakat kita mengapresiasi bahan-bahan yang ada di Indonesia. Kami berikan referensi juga bagaimana memasak yang sehat dan enak,” ujarnya.
Ia menilai Indonesia memiliki sumber pangan yang sangat beragam. Ketergantungan terhadap nasi, menurutnya, dapat diimbangi dengan pemanfaatan bahan pangan lokal seperti sagu, singkong, ubi, sukun, porang dan jagung.
Ratusan Produk UMKM Dipamerkan
Pesan mengenai keberagaman pangan tersebut kemudian diterjemahkan dalam Festival Mustika Rasa 2026. Sekitar 100 stan UMKM turut ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung di Alun-Alun Selatan Jogja.
Masyarakat dapat menemukan beragam makanan tradisional hingga kuliner langka Nusantara. Festival tersebut juga menghadirkan produk fesyen dan kerajinan lokal.
Rangkaian kegiatan itu mempertemukan sejumlah isu sekaligus, mulai dari kampanye hidup sehat, pengenalan pangan lokal, pemberdayaan UMKM hingga kepedulian terhadap korban bencana.
Festival Mustika Rasa 2026 dijadwalkan berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (29-30/8/2026), di Alun-Alun Selatan Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menteri PKP Maruarar Sirait membuka wacana hunian di atas sungai. Regulasi, legalitas, konstruksi, dan harga akan dikaji lebih dulu.
Menkomdigi Meutya Hafid menerbitkan SE Nomor 4/2026. Operator seluler wajib melindungi sisa kuota dan memberi pilihan layanan kepada pelanggan
Banjir bandang Nepal menewaskan 616 orang, 2.301 terluka dan 2.500 masih hilang. Tim penyelamat terus mencari korban di perbatasan China
Labuan Bajo ditargetkan pulih dan makin tangguh pascagempa M7,7 melalui penguatan keselamatan, manajemen risiko, dan destinasi wisata darat
Luhut menyebut integrasi AI dalam E-Katalog dapat menghemat anggaran 20%-30% serta meningkatkan transparansi pengadaan pemerintah.
Festival Mustika Rasa resmi dibuka di Alun-Alun Selatan Jogja, Sabtu (29/8/2026). Festival kuliner yang melibatkan ratusan UMKM lokal ini membawa pesan tentang