Penembakan Dekat Stadion Universitas Florida, Sejumlah Orang Jadi Korban
Penembakan dekat Stadion Bragg Memorial di Florida menyebabkan sejumlah korban. Polisi menyelidiki insiden dan jumlah korban belum dipastikan.
PDIP Sleman memperingati Kudatuli dengan diskusi dan teatrikal untuk mengenalkan sejarah demokrasi serta semangat Reformasi kepada Gen Z. /Istimewa.
Harianjogja.com, SLEMAN—DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sleman menggelar refleksi Peristiwa Kerusuhan 27 Juli 1996 (Kudatuli) dengan konsep yang menyasar generasi muda. Melalui malam renungan, diskusi, dan pertunjukan teatrikal di Kantor DPC PDI Perjuangan Sleman, Minggu (26/7/2026) malam, peserta diajak memahami perjalanan sejarah demokrasi Indonesia serta nilai perjuangan yang melatarbelakangi lahirnya era Reformasi.
Kegiatan bertema Spirit Perjuangan Menegakkan Demokrasi dan Melawan Otoritarianisme dalam Perspektif Generasi Z tersebut dirancang agar sejarah politik nasional dapat dipahami dengan pendekatan yang lebih dekat dengan karakter Generasi Z.
Danang Maharsa: Sejarah Demokrasi Tidak Boleh Dilupakan
Ketua DPC PDI Perjuangan Sleman yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, mengatakan kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran sejarah sekaligus pengingat bagi anak muda agar memahami perjalanan demokrasi Indonesia.
Menurutnya, tragedi Kudatuli menjadi salah satu peristiwa penting yang membuka jalan menuju era Reformasi sehingga nilai-nilai perjuangannya perlu terus dikenalkan kepada generasi penerus.
"Kami berharap adik-adik memahami politik merupakan bagian dari kehidupan sebagai warga negara dan berjuang untuk kesejahteraan rakyat," ujar Danang.
Diskusi dan Teatrikal Jadi Media Edukasi
Danang menjelaskan, peringatan Kudatuli sengaja dikemas secara interaktif agar materi sejarah dan politik lebih mudah dipahami oleh peserta.
Melalui perpaduan forum diskusi dan pertunjukan teatrikal, generasi muda diajak mengenal kembali nilai perjuangan, demokrasi, serta pentingnya politik yang berpihak kepada kepentingan rakyat.
Ia menilai masih banyak anak muda yang mengenal istilah Kudatuli, tetapi belum memahami latar belakang maupun dampak peristiwa tersebut terhadap perkembangan politik nasional.
"Ini diskusi, bukan mimbar rakyat. Kami ingin mengajak anak muda mengingat sejarah atau Jas Merah," katanya.
Teater Gambarkan Perjuangan Lahirnya Demokrasi
Dalam pertunjukan teatrikal, peserta diperlihatkan visualisasi peristiwa 27 Juli 1996 sebagai gambaran situasi penindasan yang terjadi saat itu. Melalui pendekatan tersebut, peserta diharapkan memahami bahwa kebebasan demokrasi yang dinikmati saat ini lahir melalui perjuangan dan pengorbanan.
"Teatrikal ini menjadi gambaran agar mereka [anak muda] mengetahui peristiwa tersebut dan memahami bahwa demokrasi yang dinikmati hari ini lahir melalui perjuangan dan pengorbanan," jelasnya.
Danang berharap penanaman nilai-nilai sejarah tersebut dapat membentuk karakter generasi muda agar terus menjaga demokrasi sekaligus berperan aktif dalam pembangunan bangsa.
"Pesan kami jangan sekali-kali melupakan sejarah. Kedua, berikan pemahaman kepada anak-anak muda bahwa demokrasi di negeri ini lahir melalui perjuangan dan penuh pengorbanan."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penembakan dekat Stadion Bragg Memorial di Florida menyebabkan sejumlah korban. Polisi menyelidiki insiden dan jumlah korban belum dipastikan.
Juventus mengalahkan Lecce 2-0 pada pekan kedelapan Liga Italia 2026/2027. Gol McKennie dan Douglas Luiz membawa Bianconeri naik ke posisi ketujuh.
Asesor UNESCO mengunjungi Luweng Jomblang dan Hutan Wanagama untuk pra-revalidasi Geopark Gunungsewu menjelang penilaian ulang 2027.
SIM Keliling Jogja Senin 26 Oktober 2026 melayani malam hari di Alun-Alun Kidul. Simak jadwal, lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Bayern Muenchen menang 3-1 atas Freiburg pada pekan ketujuh Bundesliga 2026/2027 dan merebut puncak klasemen dengan 17 poin.
Real Madrid mengalahkan Barcelona 1-2 dalam El Clasico. Kylian Mbappe mencetak dua gol, termasuk gol penentu pada menit ke-87.