Mobil Brimob Tertabrak KA Bandara di Pelintasan Tanpa Penjagaan
Mobil dinas Brimob dan KA Bandara mengalami kecelakaan di Sedayu, Bantul. Polda DIY memastikan tidak ada korban maupun gangguan operasional.
Kegiatan dropping air bersih di Tempel dan Seyegan oleh BPBD Sleman tahun 2022/ ist - BPBD Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN— Sebanyak 63 kepala keluarga (KK) di Padukuhan Sumbersari, Kapanewon Moyudan, Kabupaten Sleman, sempat mengalami gangguan pasokan air bersih pada musim kemarau ini. Untuk memenuhi kebutuhan air warga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman mengirimkan empat tangki air bersih selama dua hari.
Pengedropan air dilakukan pada Jumat hingga Sabtu setelah debit air menurun dan distribusi air dari sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) mengalami gangguan akibat kondisi pompa yang kotor.
Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, mengatakan hingga saat ini baru satu lokasi di Kabupaten Sleman yang tercatat menerima bantuan pengedropan air selama musim kemarau, yakni di Padukuhan Sumbersari yang berdampak pada 63 KK di empat RT.
"Sudah ada [dropping air] di Sumbersari, Moyudan. Itu Pamsimas-nya mati. Tapi ternyata sumur di kanan-kirinya itu masih ada air," ungkap Bambang saat dihubungi, Senin (27/7/2026).
Selama dua hari pelaksanaan bantuan, BPBD Sleman telah mengirimkan empat tangki air bersih ke wilayah tersebut.
"Dua hari dropping empat tangki, Jumat-Sabtu dropping empat tangki," tandasnya.
Berdasarkan hasil pengecekan, gangguan pasokan air terjadi karena debit air berkurang dan kondisi pompa yang kotor sehingga distribusi air ke rumah warga menjadi sangat kecil.
"Karena pompa, kondisi air debit berkurang dan kotor jadi untuk air ke warga debit sangat kecil," ujarnya.
Mengetahui kondisi tersebut, teknisi segera melakukan perbaikan pompa air di Padukuhan Sumbersari. Pipa air yang tertutup lumpur dibersihkan dan jaringan perpipaan diperbaiki agar distribusi air kembali normal.
Setelah perbaikan selesai dilakukan, kondisi pasokan air di wilayah tersebut telah pulih sehingga pengedropan air dihentikan mulai Minggu.
"Dibersihkan, dibenahi, dua hari dropping empat tangki, hari Minggu enggak dropping lagi," jelasnya.
Bambang menyampaikan hingga kini BPBD Sleman belum menerima permohonan pengedropan air dari wilayah lain. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk melakukan pengecekan kondisi perpipaan dan pompa air selama musim kemarau.
Menurutnya, persoalan kekurangan air tidak selalu disebabkan oleh musim kemarau, tetapi juga dapat dipicu oleh gangguan teknis pada sistem distribusi air.
"Iya betul dan saya sampaikan memang darurat kekeringan siap kita untuk bantu dropping, tetapi sekali lagi dropping air ini adalah solusi yang tidak elegan," tuturnya.
Ia mendorong penerapan solusi jangka panjang untuk menjaga ketersediaan air bersih, seperti mencari sumber air baru, memperkuat sistem Pamsimas, menambah sumur, hingga memperluas jaringan PDAM ke wilayah rawan kekeringan.
Selain itu, masyarakat juga didorong melakukan konservasi air atau menabung air sebagai upaya menghadapi musim kemarau. Pengembangan jaringan perpipaan melalui badan usaha milik daerah (BUMD) ke kawasan yang belum terjangkau layanan air bersih juga dinilai dapat menjadi alternatif solusi.
Sebagai contoh, Bambang menyebut wilayah di Prambanan kini tidak lagi mengalami kekurangan air setelah mendapatkan pasokan air dari Sungai Opak.
Untuk kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan, Pemerintah Kabupaten Sleman telah menetapkan Keputusan Bupati Sleman No.53.1/Kep.KDH/A/2026 tentang Penetapan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan di Kabupaten Sleman.
Wilayah yang ditetapkan rawan kekeringan meliputi Kapanewon Moyudan, Minggir, Tempel, Turi, dan Pakem.
BPBD Sleman juga telah menyiapkan anggaran sebesar Rp25 juta untuk bantuan pengedropan air. Dengan estimasi biaya sekitar Rp500.000 untuk satu mobil tangki air, anggaran tersebut dapat dikonversi menjadi sekitar 50 tangki air bersih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mobil dinas Brimob dan KA Bandara mengalami kecelakaan di Sedayu, Bantul. Polda DIY memastikan tidak ada korban maupun gangguan operasional.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.
Polda Metro Jaya menetapkan tujuh tersangka dalam bentrokan di Menteng yang menewaskan satu orang dan melukai satu korban lainnya.