ASN Pemkab Sleman Diminta Tingkatkan Produktivitas dan Pelayanan

Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati Rabu, 09 September 2026 10:17 WIB
ASN Pemkab Sleman Diminta Tingkatkan Produktivitas dan Pelayanan

Apel Besar Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Sleman di Stadion Tridadi, pada Senin (7/9/2026)./Istimewa -- Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sleman

Harianjogja.com, SLEMAN— Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh menegaskan tiga hal mendasar yang perlu ditingkatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Sleman untuk mendorong kualitas pelayanan publik.

Pesan tersebut disampaikan Zudan saat memimpin Apel Besar ASN Kabupaten Sleman di Stadion Tridadi, Senin (7/9/2026). Apel itu diikuti seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemkab Sleman serta dihadiri Bupati Sleman dan Wakil Bupati Sleman.

Di hadapan para peserta apel, Zudan menyampaikan kehadirannya di Sleman untuk memberikan motivasi sekaligus mendorong percepatan pencapaian visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati Sleman.

Menurutnya, tugas utama ASN adalah merealisasikan visi dan misi kepala daerah secara konsisten serta terukur. Karena itu, peningkatan kualitas kinerja menjadi bagian penting agar berbagai target pemerintah daerah dapat diwujudkan.

Tiga Hal yang Ditekankan Kepala BKN

Zudan kemudian menyampaikan tiga hal mendasar yang harus menjadi perhatian seluruh ASN Kabupaten Sleman.

Pertama, peningkatan produktivitas kerja. ASN didorong untuk meningkatkan produktivitas agar pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat berjalan semakin optimal.

Kedua, pemenuhan target kinerja secara cepat. Menurut Zudan, ASN tidak cukup hanya bekerja sesuai rutinitas, tetapi harus mampu memenuhi target kinerja yang telah ditetapkan secara cepat.

Ketiga, menjaga sekaligus meningkatkan standar pelayanan. Standar pelayanan yang sudah berjalan tidak boleh diturunkan. Sebaliknya, kualitas pelayanan harus terus ditingkatkan sehingga kinerja ASN dapat naik kelas.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Zudan mengimbau ASN, khususnya di Kabupaten Sleman, terus membangun kolaborasi dan sinergi antarsektor. Ia juga mendorong ASN untuk berkompetisi secara sehat dengan diri sendiri dalam meningkatkan kualitas kerja.

"Saya mengapresiasi atas penerapan sistem meritokrasi di Pemkab Sleman yang dinilai berjalan konsisten, serta capaian prestasi nyata dalam memajukan daerah, seperti penurunan angka kemiskinan, penurunan stunting, dan menjaga stabilitas inflasi," tandasnya.

ASN Sleman Didorong Bangun Citra Positif Daerah

Selain menyoroti produktivitas dan pencapaian target, Kepala BKN juga mengingatkan pentingnya peran ASN dalam membangun institutional branding daerah.

Menurut Zudan, ASN Kabupaten Sleman memiliki potensi besar untuk ikut membentuk citra positif daerah. Potensi tersebut dapat dimaksimalkan melalui pemanfaatan media sosial dan teknologi digital.

Ia pun mendorong ASN untuk lebih aktif mengunggah serta memviralkan berbagai potensi positif yang dimiliki Sleman. Konten yang dibagikan dapat mencakup beragam sektor, mulai dari kuliner lokal, hasil pertanian unggulan seperti salak pondoh, kemajuan pendidikan, hingga prestasi atlet dan ASN di Sleman.

Gerakan promosi berbagai konten positif tersebut, menurut Zudan, perlu dilakukan secara konsisten. Tidak hanya oleh ASN di Sleman, tetapi juga oleh seluruh ASN di Indonesia.

Zudan menilai apabila gerakan tersebut dilakukan oleh seluruh ASN di Sleman maupun 6,7 juta ASN di seluruh Indonesia, citra positif institusi dan daerah dapat terbangun semakin kuat di mata publik.

Dengan demikian, peran ASN tidak hanya berkaitan dengan pencapaian target pekerjaan dan pelayanan masyarakat. ASN juga memiliki ruang untuk berkontribusi dalam memperkenalkan berbagai potensi daerah melalui teknologi digital dan media sosial.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online