Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Pedagang sayur mayur dan cabai di Pasar Kolombo menata dagangannya, Senin (13/1/2025).
Harianjogja.com, JOGJA—Harga bahan pangan khususnya cabai di Kota Jogja mengalami kenaikan pada awal bulan Ramadan ini. Meski demikian, Kota Jogja tidak mendapat alokasi Operasi Pasar (OP) dari Pemerintah Pusat.
Kabid Ketersediaan, Pengawasan dan Pengendalian Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Jogja, Sri Riswanti, menjelaskan untuk komnoditas yang mengalami kenaikan harga yakni cabai. “Yang sedikit mengalami kenaikan cabai rawit merah, cabai merah keriting,” katanya, Senin (3/3/2025).
BACA JUGA: Polda DIY Terjunkan Satgas Pangan untuk Cek Distributor Sembako, Ini Hasilnya
Dari Laporan Bahan Pangan Pokok Dinas Perdagangan Kota Jogja per Senin (3/3/2025), harga cabai merah keriting Rp60.000 per kg, cabai merah besar Rp65.000 per kg dan cabai rawit merah Rp100.000 per kg. Sementara untuk komoditas lainnya relative stabil.
Ia menuturkan terkait dengan operasi pasar perintah presiden, Kota Jogja tidak mendapatkan alokasi titik. Operasi pasar dalam program ini digelar di kantor pos-kantor pos, dengan pertimbangan stabilitas harga dan pasokan di suatu daerah.
“Karena penentuannya berdasarkan tinjauan stabilitasasi di sebuah daerah. Apakah ada harga yang melebihi HET, adanya fluktuasi harga. Kebetulan Kota Jogja dari hasil skrining Kementerian pertanian, harganya stabil dan pasokannya lancar,” paparnya.
BACA JUGA: Hari Kedua Puasa, Harga Beras dan Minyakita Masih Mahal
Meski demikian, Pemkot Jogja juga melaksanakan operasi pasar dengan anggaran dari APBD Kota Jogja. Operasi pasar ini akan dimulai di minggu pertama Maret, setelah program pasar murah di kemantren selesai dilaksanakan.
“Pasar murah selesai 6 Maret. Nanti kita sambung dengan operasi pasar di empat pasar, yakni Beringharjo, Kranggan, Prawirotaman dan Demangan. Untuk operasi pasar ini kuotanya 48 ton yang akan didistribusikan ke empat pasar itu,” kata dia.
Operasi pasar ini akan berlangsung selama dua minggu, dengan sasaran subsidi kepada pedagang sebesar Rp2.000 per kg dipotong pajak. “Sasarannya ke pedagang. Harapannya pedagang dengan subsidi itu, lonjakan harga bisa terantisipasi. Fokusnya di bahan pokok, beras, minyak, gula pasir, tepung terigu, telur,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Berikut 7 aplikasi edit foto gratis terbaik untuk HP dan laptop, mulai GIMP, Canva, hingga Photopea yang bisa dipakai tanpa biaya.
Dani Pedrosa mengungkap penyebab Marc Marquez terpuruk di MotoGP 2026 akibat cedera bahu, mental, dan masalah motor Ducati.
Jepang, Tiongkok, Arab Saudi, Tajikistan, Australia, dan Uzbekistan lolos ke Piala Dunia U-17 2026. Indonesia tersingkir di fase grup.
RPS Hargobinangun di Kaliurang mampu mengelola hingga 4 ton sampah per hari meski masih minim alat modern dan armada pengangkut.
Bermain game berlebihan dapat memicu gangguan tidur, mata lelah, hingga masalah kesehatan mental. Berikut 13 dampaknya.