Sinopsis Film Gak Ada Matinya, Ketika Kematian Ayah Justru Dianggap Jalan Keluar
Sinopsis film Gak Ada Matinya, kisah Binsar yang berharap uang asuransi ayahnya menyelamatkan hidupnya, tetapi semuanya berubah.
Kekerasan - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Petugas dari Polsek Sewon menangkap TW, 59, warga Pekalongan, Jawa Tengah pada Rabu (5/3/2025) pagi. TW ditangkap karena diduga melakukan penganiayaan terhadap mantan majikannya, H, 75, warga Panggungharjo, Sewon.
Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan, awalnya, pada Rabu (5/3/2025) pukul 05.44 WIB, R warga Pringsurat datang dari Semarang dengan kendaraan truk dan bermaksud untuk bongkar muat kedelai di tempat korban.
BACA JUGA: Pemuda Masuk ICU Karena Dianiaya
Sesampainya di rumah korban, R melihat pintu garasi korban sudah terbuka sedikit. Namun, saat R menghubungi korban namun tidak diangkat dari pukul 05.44 wib sampai dengan pukul 06.05 WIB.
"Kemudian R menghubungi J, warga Kasihan untuk diminta datang kerumah korban dan membantu menurunkan kedelai yang dibawanya," kata Jeffry, Rabu (5/3/2025).
Kemudian setelah itu J datang kerumah korban namun sesampainya di rumah korban R dan J pada pukul 06.17 WIB, belum bisa bertemu korban. Saat itu keduanya sempat mengetuk pintu dan bel rumahnya tidak kunjung keluar.
Karena merasa curiga ada apa apa dengan korban, maka R dan J menanyakan keberadaan kepada orang yang berjualan angkringan dan bengkel di utara rumah korban. Namunm keduanya tidak mengetahuinya.
Lalu pada pukul 06.10 WIB, anggota piket fungsi Polsek Sewon, kata Jeffry, mendapat laporan dari anggota Turjawali Pos Dongkelan, Polres Bantul, bahwa telah kedatangan TW dan mengaku telah menganiayaa korban dengan cara di pukul berkali kali menggunakan kedua tangannya. TW adalah mantan karyawan dari korban dan melakukan penganiayaan karena merasa sakit hati terhadap korban.
"Anggota piket fungsi polsek sewon mendatangi ke pos Turjawali Dongkelan dan mengklarifikasi pelaku dan pelaku menjawab telah menganiaya korban di dalam rumahnya di Panggungharjo," imbuhnya.
Anggota Polsek Sewon, lanjut Jeffry, kemudian mengajak pelaku tersebut ke lokasi dan sesampainya di rumah korban anggota Polsek Sewon mendapati pintu depan rumah korban sudah terbuka sedikit. Kemudian anggota Polsek Sewon masuk kedalam rumah dan mengecek dan mendapati korban sudah tergeletak didalam kamar mandi tanpa busana. Ada luka di bagian wajah berdarah dan tangan kanan tergores.
"Kemudian anggota Polsek Sewon menghubungi petugas PMI untuk bantuan evakuasi korban yang kemudian dibawa ke Rumah Sakit PKU Muh Bantul. Kondisi pasien saat datang masih sadar dan sulit membuka mata karena memar bengkak dan ada luka memar pada bibir, serta pipi kanan dan kiri," ucap Jeffry.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sinopsis film Gak Ada Matinya, kisah Binsar yang berharap uang asuransi ayahnya menyelamatkan hidupnya, tetapi semuanya berubah.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.
Kemenkop menjelaskan alasan manajer Kopdes Merah Putih tak selalu ditempatkan sesuai domisili dan mekanisme penempatannya.