Reklame Ilegal di Kota Jogja Ditarget Hilang Awal 2027
Pemkot Jogja menargetkan seluruh reklame ilegal tuntas ditertibkan pada awal 2027. Satpol PP telah menertibkan 2.767 reklame insidental sepanjang 2026.
Ilustrasi beras di pasar tradisional. - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) mengaku panen raya akan terjadi dalam waktu dekat. Dengan adanya panen raya tersebut, DKPP Bantul memastikan ketersediaan beras di Bantul masih mencukupi.
Kepala DKPP Bantul, Joko Waluyo mengatakan ada sekitar 2.000 hektar lahan pertanian padi di Bantul yang akan panen pada akhir Maret hingga awal April 2025. Dia mengaku dengan luas lahan tersebut masing-masing lahan produktivitasnya sekitar 8,8 ton gabah kering panen (GKP) per hektar.
BACA JUGA : Jaga Stabilitas Harga Pangan, Pemkab Sleman Periksa Ketersediaan BBM, LPG dan Beras
“Kami bulan puasa ini panen cukup besar, ada 32 gabungan kelompok tani [gapoktan] yang akan panen selama bulan puasa ini,” katanya, Kamis (6/3/2025).
Hasil panen raya akan memenuhi kebutuhan beras di wilayah tersebut selama ramadan hingga Lebaran tahun ini. Dia pun menilai ketika ketersediaan beras mencukupi, maka diharapkan harga beras selama ramadan dan Lebaran tahun ini tidak naik secara signifikan.
Joko mengaku beberapa beras yang dipanen petani selama ini digunakan untuk konsumsi pribadi dan sebagian lainnya dijual di Bantul dan daerah sekitar. Dia mengaku, produktivitas padi tersebut pun mampu menyuplai kebutuhan beras bagi daerah sekitar Bantul, antara lain Kota Jogja.
Sementara Joko pun memastikan Bulog DIY menyerap beras petani sesuai dengan harga pembelian pemerintah (HPP) senilai Rp6.500 per kilogram untuk GKP. Dengan begitu, menurutnya kesejahteraan petani dapat meningkat.
“Tidak ada kendala panen dan serapan [beras]. Kemarin Bulog [DIY] menyerap beras [GKP] 22 ton per hari,” katanya.
Petani asal Kasihan, Bantul, Sardjono, mengaku lahan pertaniannya akan panen dalam waktu dekat. Dia mengaku saat ini tidak ada kendala dalam penanaman. Dia berhadap kondisi tersebut dapat berlangsung hingga panen raya nanti. “Panen akhir Maret,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja menargetkan seluruh reklame ilegal tuntas ditertibkan pada awal 2027. Satpol PP telah menertibkan 2.767 reklame insidental sepanjang 2026.
PSEL Bali resmi dibangun dengan target mengolah 1.500 ton sampah per hari, menghasilkan energi listrik dan membuka sekitar 1.200 lapangan kerja hijau.
Komisi III DPR meminta Polda Metro Jaya mengusut tuntas dan transparan kasus kematian Sutrimo yang masih didalami polisi.
Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur Bank Indonesia karena alasan pribadi. Destry Damayanti ditunjuk sebagai Pejabat Gubernur Sementara.
Kementerian Imipas mengungkap korban TPPO kini banyak berasal dari lulusan S1 dan S2. Modus lowongan kerja bergaji tinggi di media sosial jadi pemicu.
PDIP Sleman memperingati Kudatuli dengan diskusi dan teatrikal untuk mengenalkan sejarah demokrasi serta semangat Reformasi kepada Gen Z.