Rosan Dorong Riset dan Industri Bersinergi Percepat Hilirisasi
Menteri Rosan Roeslani menilai kolaborasi riset dan industri menjadi kunci mempercepat hilirisasi serta memperkuat daya saing ekonomi nasional.
Ilustrasi LPG 3 Kg - Antara
Harianjogja.com, BANTUL— Pemkab Bantul memastikan stok gal elpiji ukuran 3 kilogram di Bantul aman selama Ramadan 2025 usai memantau stasiun pengisian dan pengangkutan bulk elpiji (SPPBE) dan pangkalan LPG.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul Agus Budiraharja di Bantul, menyampaikan hasil pemantauan stok elpiji 3 kg aman selama Ramadhan 2025. "Dalam menghadapi bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1446 Hijriah, pemerintah melakukan pemantauan di SPPBE, pangkalan dan pengecer, serta berkoordinasi dengan Pertamina dan Hiswana Migas (Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas)," katanya.
Menurut dia, dari hasil koordinasi dan pemantauan yang dilakukan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM) Perindustrian dan Perdagangan Bantul diperoleh keterangan saat ini pasokan gas elpiji bersubsidi itu ke pangkalan mulai berangsur-angsur lancar.
"Dengan demikian ketersediaan elpiji 3 kg di pangkalan mencukupi dan harga terjangkau di masyarakat," katanya.
Data pemkab setempat pasokan gas elpiji 3 kilogram ke Bantul tahun ini mencapai 38.657 metrik ton [MT] atau 12.885.667 tabung.
Sementara pasokan gas elpiji 3 kilogram per bulan ke Bantul mencapai 1.073.806 tabung. Jumlah tersebut didistribusikan ke 26 agen dan 2.026 pangkalan.
Meski demikian, kata dia, pemerintah daerah tetap mengimbau kepada masyarakat agar membeli salah satu bahan pokok tersebut sesuai dengan kebutuhan.
"Kemudian untuk pangkalan elpiji dapat menjual elpiji tabung ukuran tiga kilogram sesuai dengan HET (harga eceran tertinggi) yang berlaku," katanya.
BACA JUGA: Bantul Dapat Kuota Tambahan Gas Elpiji 3 Kilogram, Pemkab Pastikan Stok Aman
Lebih lanjut dia juga mengatakan, terkait bahan kebutuhan pokok secara umum, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bantul juga telah melakukan sinergi dengan berbagai pihak guna memastikan stok bahan pokok mencukupi selama Ramadhan.
"Proyeksi neraca pangan untuk 12 komoditas yakni beras, jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, minyak goreng, gula, daging sapi, daging ayam dan telur ayam untuk bulan Februari hingga April 2025 neraca pangan surplus atau dalam kondisi aman," katanya.
Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk bijak dalam berbelanja agar kebutuhan pokok dapat terpenuhi dan stok pasar tercukupi selama bulan Ramadan hingga Lebaran 2025.
"Masyarakat juga dapat mengakses informasi perkembangan harga dan stok kebutuhan bahan pokok melalui website Pemkab Bantul, aplikasi sistem Informasi harga pangan atau Sigapan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menteri Rosan Roeslani menilai kolaborasi riset dan industri menjadi kunci mempercepat hilirisasi serta memperkuat daya saing ekonomi nasional.
Peringatan Harganas 2026, Mendukbangga mengajak keluarga mengurangi ketergantungan gawai, menghidupkan meja makan, dan memperkuat peran ayah.
Dua pria yang viral karena melawan arus dan menantang pengendara di Jogja ditilang polisi usai menyerahkan diri ke Polresta Jogja.
Praperadilan Roy Suryo menggugat keabsahan penangkapan, penahanan, penggeledahan, dan pencekalan oleh Polda Metro Jaya.
Daftar rute Trans Jogja 2026 terbaru beserta tarif lengkap. Jaringan bus semakin luas untuk mendukung mobilitas warga dan wisatawan di DIY.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semangat mengawali hari dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat.