Belanja Pegawai Kulonprogo di Atas 30%, DPRD Dorong Penguatan PAD
Belanja pegawai Kulonprogo masih di atas 30% APBD. DPRD mendorong efisiensi birokrasi dan penguatan PAD tanpa mengurangi layanan publik.
Siswa SR melakukan renungan malam untuk resapi nilai perjuangan meraih kemerdekaan dan kolaborasikan upacara bendera untuk mengasah mentalitas. Harian Jogja/Khairul Ma'arif.
Harianjogja.com, KULONPROGO— Tiga Sekolah Rakyat (SR) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merayakan HUT Ke-81 Republik Indonesia secara bersama di SR Terintegrasi 1 Kulonprogo. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para siswa dari keluarga kurang mampu untuk membangun kepercayaan diri, kebersamaan, sekaligus menghayati nilai perjuangan kemerdekaan.
Ketiga sekolah yang terlibat yakni SRMA 19 Bantul, SRMA 20 Sleman, dan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kulonprogo. Kegiatan yang berlangsung sejak Jumat itu diinisiasi Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Yogyakarta Kementerian Sosial RI.
Kepala BBPPKS Yogyakarta, Haruman Hendarsah, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dirancang untuk mempererat hubungan antarsiswa, terutama karena mereka masih berada dalam masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
"Ini satu momen yang sangat langka dan baik, bagaimana kami mengkolaborasikan tiga Sekolah Rakyat di DIY untuk bersama-sama membangun komitmen dan kebersamaan dalam memperingati perjuangan kemerdekaan," ujar Haruman, Senin (17/8/2026).
Ada Lomba hingga Renungan Suci
Rangkaian peringatan HUT Ke-81 RI diikuti para siswa dengan beragam kegiatan. Agenda tersebut meliputi perlombaan edukatif dan ketangkasan hingga malam Renungan Suci yang digelar sebagai pengganti tradisi tirakatan.
Renungan Suci berlangsung pada Minggu (16/8/2026) malam. Para siswa SR Terintegrasi 1 Kulonprogo duduk melingkar bersama kawan-kawannya dengan suasana yang hanya diterangi nyala lilin.
Kegiatan tersebut ditujukan untuk membantu para siswa meresapi dan mendalami nilai-nilai perjuangan para pejuang kemerdekaan pada masa silam.
Menurut Haruman, Sekolah Rakyat merupakan sekolah istimewa yang diamanatkan melalui Instruksi Presiden (Inpres) No. 08 tentang Penanganan Kemiskinan Ekstrem.
"Sebagaimana disampaikan oleh Pak Presiden, mereka ini adalah the invisible people—masyarakat yang tadinya tidak terlihat. Melalui Sekolah Rakyat, kita ingin menumbuhkan semangat, kepercayaan diri, dan keberanian mereka bahwa mereka bukan sekadar rakyat biasa, melainkan anak-anak yang mampu mewujudkan cita-cita tinggi melalui pendidikan," tambahnya.
Siswa Tiga SR Jadi Paskibra dan Paduan Suara
Kegiatan tersebut juga melibatkan berbagai pihak dalam mendukung pelaksanaan program Sekolah Rakyat di DIY. Dukungan datang dari Satuan Kerja Kementerian Pekerjaan Umum (PU) DIY melalui pengerjaan sarana pendukung.
Selain itu, dinas sosial kabupaten/kota se-DIY serta aparatur sipil negara (ASN) PPPK lintas direktorat jenderal Kemensos turut terlibat dalam rangkaian kegiatan.
Pada puncak peringatan, siswa dari ketiga Sekolah Rakyat berkolaborasi sebagai petugas pengibar bendera (Paskibra) dan tim paduan suara dalam upacara proklamasi kemerdekaan.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun keterikatan antarsiswa sekaligus memberikan pengalaman kepada mereka untuk mengambil peran dalam peringatan kemerdekaan.
Pembelajaran Ditargetkan Berjalan Normal September
Haruman berharap sinergi antara Kementerian Sosial, Kementerian Dikdasmen, Kementerian PU, dan Pemerintah Daerah dapat terus dipertahankan. Menurut dia, keberlanjutan kolaborasi diperlukan untuk mendukung lahirnya generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
"Kesiapan sarana dan penguatan kapasitas pendamping terus matangkan. Setelah fase MPLS dan pengumuman penugasan tenaga pendidik serta kependidikan hasil seleksi PPPK selesai, kita targetkan kegiatan belajar mengajar secara penuh sudah dapat berjalan normal pada September mendatang," jelas Haruman.
Dengan demikian, rangkaian peringatan HUT Ke-81 RI tidak hanya menjadi agenda seremonial bagi tiga Sekolah Rakyat di DIY. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari proses membangun kebersamaan dan kepercayaan diri siswa selama menjalani tahap awal pendidikan di Sekolah Rakyat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Belanja pegawai Kulonprogo masih di atas 30% APBD. DPRD mendorong efisiensi birokrasi dan penguatan PAD tanpa mengurangi layanan publik.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 18 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, termasuk waktu tiba di setiap stasiun.
KMP Putri Yasmin dinyatakan laik laut sebelum terbakar di Selat Lombok. Pemerintah menyoroti verifikasi manifest penumpang.
Tiga Sekolah Rakyat di DIY merayakan HUT ke-81 RI bersama di Kulonprogo untuk membangun kebersamaan dan percaya diri siswa.
Bugatti Tourbillon resmi meluncur sebagai penerus Chiron dengan mesin V16 8,3 liter, tenaga 1.800 PS, dan kecepatan hingga 445 km/jam.
Prabowo dan Gibran menyaksikan Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara di Monas, menampilkan parade kendaraan hias dan program prioritas pemerintah.