Kemendikdasmen Target Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Kemendikdasmen mengalokasikan Rp90 triliun memperbaiki 71.000 sekolah dan memperkuat pembatasan gawai untuk melindungi anak.
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sleman membentuk Koperasi Pena Sembada Sejahtera untuk menjalankan usaha khususnya di bidang jasa. /Istimewa.
Harianjogja.com, SLEMAN—Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sleman membentuk Koperasi Pena Sembada Sejahtera untuk menjalankan usaha khususnya di bidang jasa.
Ketua PWI Sleman, Wisnu Wardhana mengatakan, koperasi ini didirikan bertujuan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan anggota, khususnya dari kalangan pengurus dan anggota PWI Sleman. Proses pendirian badan usaha koperasi ini telah berlangsung sejak akhir 2024.
"Kami berharap keberadaan koperasi ini dapat mensejahterakan anggota dan bermanfaat bagi masyarakat,"ujar Wisnu dalam pengenalan koperasi di Watugajah 06 RT 003/RW 013 Sendangagung, Minggir, Sabtu (8/3/2025).
BACA JUGA : Apdesi Bantul Ragukan Efektivitas Program Koperasi Desa Merah Putih
Pendirian usaha, beserta susunan pengurus dan dewan pengawas ini telah disepakati seluruh anggota, dibentuk atas asas-asas kekeluargaan. "Kepada seluruh pengurus, kami titip pesan agar usaha bersama ini semakin maju dan berkembang," katanya.
Ketua Koperasi Pena Sembada Sejahtera, Sigit Purwita koperasi bentukan PWI Sleman telah mengantongi sejumlah perizinan, hal ini sebagai bentuk kepatuhan lembaga terhadap peraturan. Mulai dari akta pendirian dari notaris sampai ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, termasuk sudah mengantongi nomor induk koperasi (NIK) dan nomor izin berusaha (NIB).
Adapun lingkup usaha menjangkau area Kabupaten Sleman, antara lain jasa periklanan, konstruksi bangunan sipil lainnya, penyelenggaraan event khusus, jasa boga, penyewaan venue, jasa reservasi lainnya, aktivitas komunikasi visual/desain grafis dan pendidikan lainnya swasta.
"Kami baru merencanakan untuk melakukan sosialisasi keberadaan koperasi ini, ke depan akan terus meminta pendampingan dari Dinas Koperasi Sleman," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemendikdasmen mengalokasikan Rp90 triliun memperbaiki 71.000 sekolah dan memperkuat pembatasan gawai untuk melindungi anak.
Kemenkeu menyiapkan pertemuan dengan pimpinan BI usai Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur Bank Indonesia.
Pemkab Kulonprogo mengeluhkan minimnya keterlibatan dalam program MBG dan menyoroti sebaran SPPG yang belum merata di wilayahnya.
Kabupaten Bantul akan memasok 250 ton sampah per hari untuk mendukung operasional PSEL Piyungan yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2028.
Xpeng melakukan recall 33.473 unit X9 di China akibat potensi kebocoran pada suspensi udara depan. Perbaikan gratis akan dimulai pada 28 Agustus 2026.
" kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya DPRD Sleman mempelajari strategi komunikasi publik yang diterapkan Pemerintah Kota Surabaya,"