Politisi dan Aktivis Demokrasi Asia Kunjungi PDI Perjuangan DIY
Puluhan politisi dan aktivis demokrasi Asia mengunjungi Kantor DPD PDI Perjuangan DIY dalam rangkaian Konferensi CALD di Jogja.
Foto ilustrasi seismograf pencatat getaran gempa. - Foto dibuat oleh AI StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—Gempa bumi magnitudo 5,9 yang mengguncang wilayah Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, pada Sabtu (12/9/2026) dini hari terasa hingga Jogja dan sejumlah daerah lain di Pulau Jawa hingga Sumatra. Gempa terjadi sekitar pukul 04.23 WIB dengan pusat gempa berada di laut 49 kilometer barat laut Jakarta.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut memiliki kedalaman 376 kilometer sehingga dikategorikan sebagai gempa dalam (deep earthquake). Di wilayah DIY, guncangan tercatat pada skala II-III MMI, yang berarti getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada truk yang sedang melintas.
Sejumlah warga di Jogja juga mengaku merasakan guncangan saat waktu subuh. Salah satunya Nuri, 28, warga Kota Jogja, yang merasakan getaran ketika baru bangun untuk bersiap salat subuh.
"Tadi pas baru bangun tidur sekitar jam 04.25 WIB terasa kayak ada getaran halus, setelah dicek di medsos ternyata memang gempa," ujarnya, Sabtu pagi.
Nuri mengatakan barang yang tergantung di kamarnya sempat bergoyang pelan ketika gempa terjadi.
Gempa Berpusat di Laut
Gempa tercatat berada pada koordinat 5,81 derajat Lintang Selatan (LS) dan 106,56 derajat Bujur Timur (BT). Berdasarkan analisis BMKG, lokasi pusat gempa berada sekitar enam kilometer di sebelah tenggara Kepulauan Seribu.
Dengan kedalaman mencapai 376 kilometer, BMKG mengategorikan gempa tersebut sebagai gempa dalam. Meski guncangannya dirasakan di sejumlah wilayah, gempa tersebut dipastikan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
"Tidak berpotensi tsunami," demikian keterangan tertulis BMKG.
Guncangan gempa juga dilaporkan terasa di sejumlah wilayah lainnya. Daerah yang mengonfirmasi merasakan gempa antara lain Cilacap, Nagrak, Kalapanunggal dengan intensitas III MMI, Rancaekek, Lembang, Garut, Bandung, Sukabumi, Cianjur, Pacitan, Ponorogo, Malang, Kota Bengkulu, Sumur, Padang, Mentawai, Pariaman, hingga Solok Selatan.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi atau isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan infrastruktur maupun korban jiwa akibat gempa tersebut.
Waspadai Gempa Susulan
Masyarakat tetap diminta waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa bumi susulan. BMKG mengimbau warga tetap tenang sekaligus memahami langkah keselamatan yang dapat dilakukan apabila kembali merasakan guncangan.
Saat berada di dalam bangunan, masyarakat dapat menerapkan prinsip Drop, Cover, Hold On. Langkah tersebut dilakukan dengan segera merunduk, berlindung di bawah meja yang kokoh, kemudian melindungi kepala dan leher menggunakan lengan atau benda lunak.
Warga juga perlu menjauhi jendela kaca, lemari tinggi, cermin, atau benda yang berpotensi jatuh. Jika situasi memungkinkan dan aman, matikan kompor serta cabut aliran listrik untuk mengurangi risiko kebakaran.
Jika harus melakukan evakuasi, masyarakat diminta tidak menggunakan lift. Gunakan tangga darurat dan keluar dari bangunan secara tertib.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Puluhan politisi dan aktivis demokrasi Asia mengunjungi Kantor DPD PDI Perjuangan DIY dalam rangkaian Konferensi CALD di Jogja.
Nathan Tjoe-A-On tampil penuh 90 menit saat Willem II menahan AZ Alkmaar 1-1 pada pekan keenam Liga Belanda.
Loket Pajak Kendaraan hadir di Teras Malioboro Beskalan, Sabtu 12 September 2026. Cek jam layanan dan syarat perpanjangan STNK tahunan.
Gempa M5,9 di Kepulauan Seribu terasa hingga Jogja. Daryono menjelaskan penyebab, karakter gempa dalam, dan potensi gempa susulan.
Gempa M5,9 di barat laut Jakarta terasa hingga Jogja pada Sabtu dini hari. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
Polisi menetapkan pemuda 22 tahun sebagai tersangka setelah anak 13 tahun ditemukan di rental PS Banyumanik usai berpindah empat hari.