FTI UII Kirimkan Delegasi di Ajang Bergengsi IBPC di Korea Selatan

Newswire
Newswire Senin, 10 Februari 2025 08:57 WIB
FTI UII Kirimkan Delegasi di Ajang Bergengsi IBPC di Korea Selatan

Sejumlah mahsiswa FTI UII setelah mengikuti International Business Plan Competition (IBPC), sebuah ajang bergengsi yang mempertemukan para inovator dan pengusaha muda dari berbagai negara untuk mempresentasikan ide bisnis mereka. /Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah mahsiswa FTI UII setelah mengikuti International Business Plan Competition (IBPC), sebuah ajang bergengsi yang mempertemukan para inovator dan pengusaha muda dari berbagai negara untuk mempresentasikan ide bisnis mereka.

Terdiri atas Mohamed Abdelkarim M Bichara, Ar Royyan Utama T, Emad Abdulrahman Mashrah, Jean De Dieu Habumuremy. Kompetisi ini diikuti oleh mahasiswa dan profesional muda dari berbagai negara, termasuk tim dari berbagai negara seperti Filipina, Kyrgysztan, Azerbaijan, Mongolia dan lain-lain.

"Melalui event ini mahasiswa bersaing dengan banyak peserta yang memiliki gagasan bisnis inovatif dan strategi yang luar biasa. Saya datang seorang diri dengan support anggota tim saya yang berada di Indonesia karena tidak berhasil mendapatkan visa untuk memasukin Korea Selatan," kata Danang Setiawan, Sekretaris Program Studi Program Internasional.

Kegiatan ini berlangsung di Solbridge International School of Business, Woosong University bertempat di Daejeon, Korea Selatan, sebuah institusi bisnis ternama yang dikenal sebagai pusat pembelajaran global bagi para calon pemimpin bisnis masa depan.

"Kompetisi ini berlangsung pada 13 - 18 Januari 2025, dan saya berkesempatan untuk berada di Korea Selatan selama beberapa hari guna mengikuti serangkaian acara, termasuk presentasi bisnis, networking, serta berkesempatan untuk mempelajari budaya setempat," katanya.

Perwakilan mahasiswa Ar Royyan Utama menambahkan keikutsertaan dalam kompetisi ini sangat penting karena memberikan pengalaman berharga dalam menyusun dan mempresentasikan rencana bisnis di hadapan juri profesional dari berbagai industri. Selain itu, pencapaian sebagai juara ketiga merupakan bukti bahwa ide bisnis yang tim saya bawa memiliki potensi besar dan diakui secara internasional.

"Mengikuti kompetisi ini adalah pengalaman yang luar biasa. Saya mendapat kesempatan untuk belajar dari peserta lain, serta memperluas jaringan dengan profesional dari berbagai negara. Perjalanan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan saya dalam bisnis dan inovasi, tetapi juga memperkaya wawasan saya tentang dunia usaha global," ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online