Tim Gabungan Tangani Karhutla di Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
Penumpang KRL sedang menempelkan atau "tapping" Kartu Multi Trip./ Ist-dok KAI Commuter
Harianjogja.com, JOGJA—KAI Commuter menyiapkan hadiah Rp50 juta untuk masyarakat pengguna Commuter Line yang menggunakan Kartu Multi Trip (KMT). Program ini ditujukan bagi pengguna KMT yang telah melakukan transaksi pembayaran tiket, isi ulang saldo (top-up), dan transaksi pembayaran lainnya sepanjang tahun 2025.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus mengatakan program ini merupakan apresiasi kepada pengguna KMT yang setia melakukan transaksi pembayaran maupun top-up saldo KMT.
“Total, KAI Commuter akan memberikan hadiah sebesar Rp50 juta rupiah tanpa dipotong pajak kepada dua pemenang yang akan dipilih dari pengguna KMT yang mengikuti program ini,” jelas Joni, dalam keterangannya, Selasa (18/3/2025)
Pada program ini terdapat dua kategori pemenang, yaitu transaksi terbanyak menggunakan KMT dan top-up saldo KMT terbanyak, yang berlaku mulai 1 Januari – 31 Desember 2025. Pengguna KMT juga tidak perlu melakukan registrasi lagi untuk mengikuti program ini. Cukup dengan menggunakan KMT yang telah dimiliki, maka seluruh transaksinya akan dihitung.
Joni juga menambahkan bahwa seluruh masyarakat atau pengguna Commuter Line di seluruh wilayah operasional dapat mengikuti program ini, kecuali pegawai KAI Group. “Pengguna KMT cukup melakukan transaksi dan top-up sebanyak-banyaknya. Semakin banyak transaksi, semakin besar kesempatan untuk memenangkan program ini,” tambah Joni.
BACA JUGA: Perhatikan! Jadwal KRL Solo Jogja Selama Puasa Ramadan 2025
KMT atau Kartu Multi Trip adalah uang elektronik dengan sistem saldo yang diterbitkan oleh KAI Commuter untuk memudahkan transaksi pembayaran tiket Commuter Line. Selain itu KMT juga digunakan untuk transaksi lainnya di gerai-gerai yang telah bekerja sama dengan KAI Commuter.
Saat ini, KMT juga dapat digunakan untuk pembayaran tiket pada moda transportasi lainnya seperti LRT, MRT, Trans-Jakarta, Trans-Jogja, Trans-Jatim, dan Trans-Jateng. Selain itu, KMT juga bisa digunakan untuk pembayaran non-transportasi, seperti di Reska Parking, Loko Café, dan Shower Locker yang ada di area stasiun.
Masyarakat dapat membeli KMT dengan harga 40 ribu rupiah, yang sudah termasuk saldo 10 ribu rupiah, di seluruh stasiun-stasiun Commuter Line di wilayah Jabodetabek dan Wilayah 6 Yogyakarta. “Dengan menggunakan KMT, para pengguna Commuter Line akan merasakan berbagai kemudahan dan mendapatkan promo menarik,” tutup Joni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.
BGN menetapkan dua sesi jam kerja wajib kepala SPPG MBG, yakni pukul 17.00-19.00 WIB dan 02.00-08.00 WIB.
Pemkab Bantul merotasi tujuh pejabat PTP. Sejumlah jabatan strategis diisi pejabat baru setelah melalui uji kompetensi dan persetujuan BKN.
Kebakaran melanda lahan penghijauan dekat Tol Semarang-Solo KM 442. Lima mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.
PANDI menargetkan jumlah domain .id mencapai 2,8 juta pada 2031 seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap domain lokal.