BNI Gandeng Ratusan Pengembang di Danantara Housing Expo, Hadirkan Hunian Premium
BNI menggandeng ratusan pengembang dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah.
Penumpang KRL sedang menempelkan atau "tapping" Kartu Multi Trip./ Ist-dok KAI Commuter
Harianjogja.com, JOGJA—KAI Commuter menyiapkan hadiah Rp50 juta untuk masyarakat pengguna Commuter Line yang menggunakan Kartu Multi Trip (KMT). Program ini ditujukan bagi pengguna KMT yang telah melakukan transaksi pembayaran tiket, isi ulang saldo (top-up), dan transaksi pembayaran lainnya sepanjang tahun 2025.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus mengatakan program ini merupakan apresiasi kepada pengguna KMT yang setia melakukan transaksi pembayaran maupun top-up saldo KMT.
“Total, KAI Commuter akan memberikan hadiah sebesar Rp50 juta rupiah tanpa dipotong pajak kepada dua pemenang yang akan dipilih dari pengguna KMT yang mengikuti program ini,” jelas Joni, dalam keterangannya, Selasa (18/3/2025)
Pada program ini terdapat dua kategori pemenang, yaitu transaksi terbanyak menggunakan KMT dan top-up saldo KMT terbanyak, yang berlaku mulai 1 Januari – 31 Desember 2025. Pengguna KMT juga tidak perlu melakukan registrasi lagi untuk mengikuti program ini. Cukup dengan menggunakan KMT yang telah dimiliki, maka seluruh transaksinya akan dihitung.
Joni juga menambahkan bahwa seluruh masyarakat atau pengguna Commuter Line di seluruh wilayah operasional dapat mengikuti program ini, kecuali pegawai KAI Group. “Pengguna KMT cukup melakukan transaksi dan top-up sebanyak-banyaknya. Semakin banyak transaksi, semakin besar kesempatan untuk memenangkan program ini,” tambah Joni.
BACA JUGA: Perhatikan! Jadwal KRL Solo Jogja Selama Puasa Ramadan 2025
KMT atau Kartu Multi Trip adalah uang elektronik dengan sistem saldo yang diterbitkan oleh KAI Commuter untuk memudahkan transaksi pembayaran tiket Commuter Line. Selain itu KMT juga digunakan untuk transaksi lainnya di gerai-gerai yang telah bekerja sama dengan KAI Commuter.
Saat ini, KMT juga dapat digunakan untuk pembayaran tiket pada moda transportasi lainnya seperti LRT, MRT, Trans-Jakarta, Trans-Jogja, Trans-Jatim, dan Trans-Jateng. Selain itu, KMT juga bisa digunakan untuk pembayaran non-transportasi, seperti di Reska Parking, Loko Café, dan Shower Locker yang ada di area stasiun.
Masyarakat dapat membeli KMT dengan harga 40 ribu rupiah, yang sudah termasuk saldo 10 ribu rupiah, di seluruh stasiun-stasiun Commuter Line di wilayah Jabodetabek dan Wilayah 6 Yogyakarta. “Dengan menggunakan KMT, para pengguna Commuter Line akan merasakan berbagai kemudahan dan mendapatkan promo menarik,” tutup Joni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BNI menggandeng ratusan pengembang dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah.
Kemensos menargetkan 48 juta keluarga terdaftar di Perlinsos Digital pada akhir 2026. Pendaftaran bukan jaminan otomatis menerima bansos.
Sejumlah akademisi ilmu sosial dan politik berbagai perguruan tinggi di Indonesia menyoroti kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi
Jogja mulai diguyur hujan pada 24 Oktober 2026. BMKG menyebut hujan dipengaruhi faktor lokal dan mengingatkan potensi cuaca ekstrem.
BPOM menerbitkan 144.863 izin edar pangan olahan pada 2024–2026 serta memeriksa 198 SPPG untuk mendukung keamanan pangan program MBG.
Anggota DPRD Sleman Wahyudi Kurniawan mendorong penguatan ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Kapanewon Tempel.