Stasiun Yogyakarta Masuk 3 Besar Tersibuk Semester I 2026

Annasa Rizki Kamalina
Annasa Rizki Kamalina Kamis, 09 Juli 2026 14:07 WIB
Stasiun Yogyakarta Masuk 3 Besar Tersibuk Semester I 2026

Suasana Stasiun Tugu Yogyakarta. Antara/ist/Daop 6 Yogyakarta

Harianjogja.com, JAKARTA— PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat Stasiun Yogyakarta menjadi salah satu stasiun kereta api jarak jauh (KAJJ) dengan mobilitas penumpang tertinggi sepanjang semester I/2026. Dengan total 3.217.240 pelanggan naik dan turun, Stasiun Yogyakarta menempati posisi ketiga secara nasional di bawah Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir.

Tingginya aktivitas penumpang tersebut terjadi seiring meningkatnya perjalanan masyarakat pada sejumlah momentum libur, seperti Tahun Baru, Idulfitri, Iduladha, libur sekolah, hingga berbagai libur panjang sepanjang enam bulan pertama 2026.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan layanan kereta api jarak jauh maupun lokal melayani 29.858.267 pelanggan selama semester I/2026. Jumlah itu meningkat 8,72% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 27.463.555 pelanggan.

“KAI mencatat 10 stasiun dengan pergerakan pelanggan KA Jarak Jauh tertinggi sepanjang Semester I/2026 membukukan total 23.156.353 pelanggan naik dan turun,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (9/7/2026).

Kuasai Lebih dari 75% Mobilitas Penumpang

Sepuluh stasiun dengan pergerakan penumpang tertinggi tersebut mencatat total 23.156.353 pelanggan naik dan turun. Angka itu setara dengan 75,55% dari seluruh aktivitas penumpang kereta api jarak jauh selama semester I/2026.

Anne menjelaskan tingginya mobilitas di stasiun-stasiun utama menunjukkan kereta api semakin menjadi pilihan masyarakat untuk berbagai kebutuhan perjalanan, mulai dari urusan bisnis, pekerjaan, pendidikan, wisata, hingga perjalanan keluarga.

Selain mendukung mobilitas, aktivitas penumpang juga memberikan dampak ekonomi bagi kawasan sekitar stasiun. Sektor perhotelan, kuliner, transportasi lanjutan, pusat oleh-oleh, destinasi wisata, hingga pelaku UMKM turut merasakan manfaat dari tingginya arus penumpang.

Stasiun Yogyakarta Didukung Wisata dan Pendidikan

Stasiun Pasar Senen menjadi stasiun dengan pergerakan pelanggan tertinggi sepanjang semester I/2026 dengan total 3.849.606 pelanggan naik dan turun. Posisi berikutnya ditempati Stasiun Gambir yang melayani 3.227.508 pelanggan.

Sementara itu, Stasiun Yogyakarta berada di peringkat ketiga dengan 3.217.240 pelanggan. Menurut Anne, tingginya mobilitas di Stasiun Yogyakarta didorong oleh besarnya kunjungan wisatawan serta aktivitas pendidikan, perdagangan, dan jasa di kawasan Malioboro dan sekitarnya.

Untuk Stasiun Gambir, tingginya jumlah pelanggan dipengaruhi lokasinya yang berada di pusat Jakarta, dekat kawasan pemerintahan, perkantoran, pusat bisnis, hotel, Monumen Nasional (Monas), hingga berbagai destinasi wisata.

Anne menambahkan, data tersebut menjadi dasar bagi KAI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di stasiun, mulai dari penataan arus penumpang, peningkatan kenyamanan, kemudahan akses, hingga integrasi dengan moda transportasi lainnya.

“KAI melihat stasiun sebagai ruang mobilitas yang terhubung langsung dengan kehidupan kota. Karena itu, penataan stasiun perlu terus dilakukan agar layanan kepada pelanggan semakin baik, sekaligus memberi manfaat bagi pariwisata, ekonomi lokal, dan masyarakat sekitar,” tutup Anne.

Daftar 10 Stasiun KA Jarak Jauh Tersibuk Semester I/2026

Stasiun Pasar Senen: 3.849.606 pelanggan
Stasiun Gambir: 3.227.508 pelanggan
Stasiun Yogyakarta: 3.217.240 pelanggan
Stasiun Semarang Tawang: 2.152.894 pelanggan
Stasiun Surabaya Gubeng: 1.904.845 pelanggan
Stasiun Purwokerto: 1.839.475 pelanggan
Stasiun Surabaya Pasarturi: 1.823.529 pelanggan
Stasiun Semarang Poncol: 1.740.518 pelanggan
Stasiun Solo Balapan: 1.706.290 pelanggan
Stasiun Bandung: 1.694.448 pelanggan

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online