UNY Pakai 2 Bus Listrik VKTR, Mobilitas Kampus Makin Ramah Lingkungan
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggunakan dua bus listrik VKTR 8 meter untuk mendukung mobilitas kampus yang lebih nyaman, efisien, dan berkelanjutan.
Angkutan KSPN dengan armada Sinar Jaya saat melintas di kawasan Titik Nol Malioboro, Kota Jogja. /Harian Jogja-Sunartono.
Harianjogja.com, JOGJA—Akses menuju kawasan pantai selatan Yogyakarta kini semakin mudah dan terjangkau berkat layanan Bus Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Sepanjang 2026, moda transportasi ini menjadi pilihan favorit wisatawan karena menawarkan perjalanan praktis, rute langsung tanpa transit, serta tarif yang ramah di kantong.
Dengan harga tiket mulai Rp12.000, wisatawan sudah bisa berangkat dari kawasan Malioboro menuju berbagai destinasi populer di pesisir selatan. Sistem perjalanan langsung menjadi keunggulan utama Bus KSPN, sehingga waktu tempuh lebih efisien dan minim kerepotan, terutama bagi wisatawan luar daerah yang belum familiar dengan jalur menuju Gunungkidul maupun Bantul.
Bus KSPN menghubungkan pusat kota dengan sejumlah destinasi unggulan seperti Obelix Sea View, Pantai Drini, dan Pantai Parangtritis. Konektivitas ini memberikan kemudahan bagi wisatawan untuk menjangkau berbagai titik wisata tanpa perlu menyewa kendaraan pribadi atau berganti transportasi.
Berikut jadwal Bus KSPN Jogja 2026 yang dapat dijadikan acuan perjalanan:
Untuk rute Malioboro menuju Obelix Sea View dengan tarif Rp12.000, keberangkatan tersedia pukul 07.30, 08.30, 09.30, 11.00, 13.00, dan 14.30 WIB. Selain itu, terdapat tambahan jadwal pada pukul 09.00, 10.30, 12.00, 14.00, 15.30, dan 17.00 WIB.
Sementara rute Malioboro ke Pantai Drini dengan tarif Rp26.000 tersedia pada pukul 07.30, 08.30, 10.00, 12.00, 14.30, dan 16.00 WIB.
Untuk rute Malioboro ke Pantai Parangtritis dengan tarif Rp12.000, bus berangkat pada pukul 07.30, 08.30, 09.30, 11.00, 13.00, dan 14.30 WIB. Sedangkan perjalanan dari Pantai Parangtritis menuju Malioboro tersedia pada pukul 09.00, 10.00, 11.00, 14.00, 15.30, dan 17.00 WIB.
Padatnya jadwal keberangkatan dari pagi hingga sore memberikan fleksibilitas tinggi bagi wisatawan dalam merencanakan perjalanan, baik untuk liburan singkat maupun wisata sehari penuh.
Selain praktis, Bus KSPN juga menawarkan pengalaman perjalanan yang menyenangkan. Sepanjang rute, penumpang dapat menikmati panorama khas Yogyakarta, mulai dari suasana pedesaan, perbukitan karst Gunungkidul, hingga pemandangan laut selatan yang memikat.
Kehadiran Bus KSPN juga mendukung pengembangan pariwisata yang lebih berkelanjutan. Penggunaan transportasi massal membantu mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalur wisata sekaligus menekan emisi karbon.
Dengan berbagai keunggulan tersebut, Bus KSPN semakin memperkuat akses menuju destinasi wisata unggulan di Jogja. Kini, perjalanan ke pantai selatan menjadi lebih mudah, hemat, dan nyaman cukup dengan berangkat dari Malioboro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggunakan dua bus listrik VKTR 8 meter untuk mendukung mobilitas kampus yang lebih nyaman, efisien, dan berkelanjutan.
PSS Sleman masih membuka peluang meminjamkan pemain ke Liga 2 dan merekrut pemain muda baru sesuai gaya permainan tim.
PLTS 30 GW segera dilelang pada 2026 sebagai tahap awal target 100 GW. Investor masih menghadapi tantangan jaringan, regulasi, dan pembiayaan.
Karhutla Riau mencapai 16.264 hektare. Pemprov Riau menyemai 26 ton garam lewat OMC dan mengerahkan enam helikopter.
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Guru Besar UGM Prof. Priyono Suryanto mendorong tiga transformasi penanganan karhutla, dari respons krisis menuju penjagaan hutan berkelanjutan.