UU Terorisme Masih Dominan Pidana, Deradikalisasi 7 Persen
UU Terorisme masih didominasi pidana dan pemenjaraan 77 persen. Pakar UMY mendorong penguatan deradikalisasi dan reintegrasi sosial.
Ilustrasi Posko PMI. - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Palang Merah Indonesia (PMI) DIY menyiapkan 28 Pos Pelayanan Pertolongan Pertama di sejumlah titik menjelang momentum mudik Lebaran 2025 di daerah ini.
Ketua PMI DIY GBPH Prabukusumo mengatakan seluruh pos pelayanan akan aktif selama 12 hari mulai H-4 hingga H+6 Idul Fitri 1446 Hijriah, yaitu dari 27 Maret hingga 7 April 2025.
"Kami menyiapkan personel PMI berlatar belakang medis seperti dokter, perawat, dan bidan, serta relawan berkemampuan pertolongan pertama untuk bertugas 24 jam dalam tiga sif," kata dia.
Pos pelayanan tersebut akan tersebar di seluruh wilayah DIY, mencakup titik-titik keramaian, jalur mudik, dan markas PMI di lima kabupaten/kota.
Menurut Gusti Prabu sapaan akrab Prabukusumo, pihaknya juga mengerahkan 1.101 personel dari latar belakang medis dan relawan terlatih serta didukung armada darurat seperti 18 ambulans, 3 mobil jenazah, 5 motor ambulans first responder, hingga kendaraan operasional.
Di antara pos-pos utama, kata dia, terdapat Posko Markas PMI DIY di Gamping Sleman, yang juga berfungsi sebagai pusat data dan informasi serta menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan dasar, tempat istirahat, dan ambulans.
PMI DIY juga menyiagakan lima motor ambulans "first responder" yang efektif digunakan dalam kondisi lalu lintas padat, selain ambulans transport, serta ambulans kegawatdaruratan.
"Begitu ada kedaruratan, motor ambulans akan diluncurkan terlebih dahulu untuk menilai situasi dan memberikan pertolongan pertama sebelum ambulans kegawatdaruratan tiba," kata Gusti Prabu.
PMI Kota Yogyakarta membuka pos di Markas PMI, Terminal Giwangan, dan Gembira Loka mulai dari 28 Maret hingga 4 April, dengan tambahan layanan di Grebeg Besar Kraton pada 23 dan 31 Maret.
Berikutnya, PMI Bantul membuka dua pos di Markas dan Sedayu serta berkeliling ke lokasi wisata mulai 29 Maret hingga 4 April.
PMI Kabupaten Sleman menyiagakan 12 pos PMI kecamatan dan mengamankan titik strategis seperti exit tol Prambanan dan Ambarukmo Plaza, sementara Kulon Progo membuka dua pos termasuk di Jembatan Timbang Kulwaru yang difungsikan sebagai rest area.
Di Gunungkidul, lima pos disiagakan termasuk di Pos Gading, Girisubo, Pantai Baron, dan Ngoro-Oro, yang juga akan menjangkau pantai-pantai wisata lainnya.
Menurut Gusti Prabu, masyarakat dapat mengakses layanan darurat melalui sambungan telepon dan WhatsApp di tiap wilayah PMI. "Kami berharap masyarakat tetap sehat dan mudik selamat, menyambut Lebaran dengan penuh kebahagiaan," ujar Gusti Prabu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
UU Terorisme masih didominasi pidana dan pemenjaraan 77 persen. Pakar UMY mendorong penguatan deradikalisasi dan reintegrasi sosial.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.
Bank Mandiri membayarkan dividen interim Rp6,16 triliun bertepatan HUT ke-28. Total dividen sepanjang kalender 2026 mencapai Rp50,63 triliun.
DPRD Bantul meminta usaha budi daya perikanan memperhatikan pengelolaan limbah agar tidak berdampak pada lingkungan dan warga.
PPh marketplace dimajukan menjadi 1 Oktober 2026. DJP menyebut keputusan itu diambil karena kesiapan teknis empat platform.
Sebanyak 52,41% pekerja DIY masih berada di sektor informal. Buruh menilai kondisi ini menunjukkan warga menciptakan lapangan kerja sendiri.