BMW Cetak Sejarah Baru, Penjualan Mobil Listrik Tembus 2 Juta Unit
BMW Group mencetak sejarah dengan penjualan mobil listrik murni mencapai 2 juta unit global. BMW iX3 menjadi motor utama pertumbuhan kendaraan listrik terbaru.
Ilustrasi kesehatan jiwa/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja terus berupaya membangun kesadaran dan mencegah gangguan kesehatan mental atau jiwa. Sebab, sejauh ini prevalensi penderita gangguan jiwa di Kota Jogja terbilang tinggi, sehingga dibutuhkan pecegahan gangguan jiwa sejak dini, salah satunya adalah pembentukan sekolah sehat jiwa.
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Jogja Hasyim menyampaikan, saat ini ada 12 sekolah sehat jiwa. Ke dua belas sehat jiwa tersebut adalah SMPN 3 Kota Jogja, SMPN 7 Kota Jogja, SMP Bopkri 3 Kota Jogja, SMP Taman Dewasa Jetis, SMPN 5 Kota Jogja, SMPN 16 Kota Jogja, SMP Muhammadiyah 2 Kota Jogja dan SMP IT Masjid Syuhada Kota Jogja. Lalu ada SMPN 1 Kota Jogja, SMPN 12 Kota Jogja, SMP Kanisius Gayam dan SMP IT Abu Bakar.
"Dan, semua sejauh ini sudah jalan. Bahkan, sudah dilakukan monitoring dan evaluasi bersama dengan Dinkes," katanya, Minggu (20/4/2025).
BACA JUGA: Gangguan Jiwa Jadi Perhatian Khusus di Jogja
Terkait kelemahan dan yang harus diperbaiki, Hasyim enggan banyak mengungkapkan. Begitu juga terkait, rencana penambahan pembentukan sekolah sehat jiwa pada tahun depan. "Sebab itu kan programnya Dinkes. Kami menunggu koordinasinya nanti," jelasnya.
Kasi Pencegahan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja Iva Kusdyarini menuturkan pembentukan sekolah sehat jiwa adalah salah satu upaya menekan prevalensi penderita gangguan jiwa sejak dini di sektor pendidikan. Selain itu, pembentukan sekolah sehat jiwa adalah tindak lanjut dari Perwal nomor 80 tahun 2024 tentang upaya kesehatan jiwa.
"Untuk tujuan pembentukan sekolah sehat jiwa untuk menciptakan lingkungan sekolah sehat nyaman dan aman buat siswa dan semua yang ada di lingkungan sekolah," katanya.
Ia menjelaskan kiteria pembentukan sekolah sehat jiwa antar lain pihak sekolah bersedia dan mampu melaksanakan upaya kesehatan jiwa di sekolah. Adapun kegiatan sekolah sehat jiwa itu sinergi dengan upaya kesehatan di sekolah.
"Salah satu upayanya untuk mencegah permasalahan kesehatan jiwa di sekolah seperti bullying, pengaruh stres belajar dan hubungan antar teman," jelasnya.
Terpisah, Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo dalam beberapa kesempatan terus menekankan tentang kesehatan mental bagi remaja. Menurutnya masalah kesehatan mental merupakan salah satu faktor risiko yang berkontribusi besar terhadap kekerasan yang terjadi pada remaja.
"Pendidikan karakter pada anak harus sesuai dengan zamanya, harus disesuaikan dengan kondisi lingkungan anak setempat sehingga lebih efektif," kata Hasto saat di Mantrijeron, Jumat (18/4/2025) lalu.
Hasto juga menegaskankarakter anak saat ini sangat berbeda. Dimana tantangan di era digital ini sangat besar pengaruhnya. Sehingga, pengajar dan orangtua harus membekali anaknya ilmu agama yang kuat. "Agar tidak mudah terpengaruh dengan hal-hal negatif," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BMW Group mencetak sejarah dengan penjualan mobil listrik murni mencapai 2 juta unit global. BMW iX3 menjadi motor utama pertumbuhan kendaraan listrik terbaru.
Bruno Fernandes mengaku bangga mencetak hattrick saat Manchester United menang 5-2 atas Ipswich Town di Liga Inggris 2026/2027.
Mau beli HP bekas untuk membuat konten? Simak tips memilih smartphone untuk video, editing, dan live streaming, mulai dari kamera hingga chipset.
Carlos Pena mewaspadai PSIM Jogja pada laga perdana Super League 2026/2027. Persita membawa ambisi setelah membenahi kelemahan musim lalu.
Marc Marquez mengaku sempat melakukan kesalahan besar sebelum akhirnya menjuarai MotoGP Aragon 2026. Simak pengakuan lengkap pebalap Ducati tersebut.
Sinopsis film Siti si Vampir yang dibintangi Satine Zaneta dan Ciccio Manassero. Film horor komedi ini tayang di bioskop Indonesia mulai 22 Oktober 2026.