Truth Social Jual Akses Cepat Unggahan Trump Rp1,7 Miliar
Trump Media menawarkan akses lebih cepat ke unggahan Donald Trump di Truth Social dengan tarif Rp1,7 miliar per bulan. Skema ini memicu kritik soal.
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri memimpin Upacara HUT Ke-79 RI di Masjid At-Taufiq, Sekolah Partai, Jakarta, Sabtu (17/8/2024)./Antara/HO-PDIP\r\n
Harianjogja.com, JOGJA--DPD PDI Perjuangan DIY dipastikan tetap mengusung Megawati Soekarnoputri tetap jadi Ketua Umum PDI Perjuangan.
Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris DPD PDI Perjuangan DIY, Totok Hedi Santosa, Senin (21/4/2025).
"Untuk DIY, sesuai dengan kesepakatan dalam rakernas beberapa bulan lalu, tetap mengusulkan Ibu Megawati menjadi ketua umum," katanya.
Selain DPD PDI Perjuangan DIY, lanjut Totok, DPD lainnya di Indonesia juga telah bersepakat di rakernas untuk mengusung kembali Megawati Soekarnoputri.
BACA JUGA: PDIP Tidak Undang Prabowo
Terkait, lokasi dan kapan pelaksanaan kongres, menurut Totok, sampai saat ini dirinya belum mengetahui. Sebab, saat ini Totok mengaku belum mendapatkan informasi kapan dan lokasi kongres dihelat.
Menurut Totok, sebagai kader, pihaknya selalu siap apabila kongres digelar. Termasuk, apabila Jogja ditunjuk sebagai lokasi pelaksanaan kongres.
“Siap saja, apabila memang ditunjuk," ungkapnya.
Totok juga memastikan sampai saat ini DPD PDI Perjuangan DIY tetap sold mendukung Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum PDI Perjuangan. "Dan, ini sesuai dengan rakernas kemarin. Ketum tetap ibu Megawati," ucapnya.
Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, dan Perundang-Undangan Yasonna Hamonangan Laoly menegaskan partai berlambang banteng moncong putih itu tetap solid jelang pelaksanaan kongres ke-6 yang dijadwalkan pada April 2025 ini.
Yasonna juga menepis isu adanya perbedaan sikap di internal partai terkait pelaksanaan kongres tersebut.
"Enggak ada (perbedaan sikap). Kami solid, mana ada beda-beda sikap," kata Yasonna, pekan lalu.
Yasonna mengatakan PDIP saat ini masih terus melakukan persiapan jelang pelaksanaan kongres tersebut. Ia menambahkan pelaksanaan kongres partai tidak mudah dan perlu biaya untuk mendatangkan kader dari berbagai wilayah di Indonesia.
"Hanya soal persiapannya. Kan baru pemilu, baru pilkada, menggelar kongres enggak gampang, untuk anggota-anggota itu datang ke lokasi yang ditentukan, perlu biaya," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Trump Media menawarkan akses lebih cepat ke unggahan Donald Trump di Truth Social dengan tarif Rp1,7 miliar per bulan. Skema ini memicu kritik soal.
Mandatori B50 diperkirakan memangkas ekspor sawit Indonesia. Malaysia melihat peluang memperluas pasar global di tengah kenaikan konsumsi domestik.
Telanjur menginstal APK dari sumber tak dikenal? Segera lakukan langkah darurat untuk mengamankan HP, akun, dan data pribadi.
Kelurahan Gunungketur kembali menggelar Gelar Budaya dan merti kampung sebagai upaya melestarikan budaya sekaligus menggerakkan UMKM.
Kemenhut) melepasliarkan empat individu Orangutan Sumatera (Pongo abelii) hasil rehabilitasi di Pusat Konservasi dan Rehabilitasi Orangutan (PKRO)
Polres Wonogiri menyelidiki dugaan kekerasan seksual berbasis gender online yang melibatkan pengasuh ponpes berinisial E.