MTQ Nasional XXXI Hadir di Jateng, Usung Semangat Harmoni
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar resmi meluncurkan logo, maskot, dan tema Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ)
PDI Perjuangan DIY rayakan HUT ke-53 dengan upacara, pembagian sembako, fun run, dan aksi bersih sungai di Yogyakarta hingga Mei 2026. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—DPD PDI Perjuangan DIY memperingati HUT ke-53 pada 10 Januari 2026 dengan rangkaian kegiatan sosial, edukatif, dan lingkungan yang digelar hingga Mei 2026.
Peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan DIY mengusung tema Setyam Eva Jayate; Di Sanalah Aku Berdiri, Untuk Selama-lamanya sebagai penegasan komitmen ideologis partai. Ketua DPD PDI Perjuangan DIY Nuryadi menyebut perayaan ini tidak sekadar seremoni, melainkan ruang edukasi sejarah Bung Karno yang dikemas secara kekinian dan membumi.
Rangkaian kegiatan diawali Upacara Bendera di Kantor DPD PDI Perjuangan DIY, Jalan Tentara Rakyat Mataram, Jetis, Kota Yogyakarta, yang diikuti sekitar 100 peserta. Setelah itu digelar tumpengan bersama warga dan perayaan HUT ke-53 PDI Perjuangan secara daring bersama DPP.
Ketua DPD PDI Perjuangan DIY, Nuryadi menjelaskan rangkaian kegiatan HUT ke-53 DPD PDI Perjuangan akan digelar hingga Bulan Mei 2026 nanti. Momentum HUT ke-53 akan dijadikan ruang edukasi sejarah dan aksi-aksi nyata politik kerakyatan yang berlandaskan pada ideologi PDI Perjuangan.
"Kami ingin menghadirkan ruang edukasi tentang warisan pemikiran Bung Karno seperti Marhaenisme dan Nasionalisme dalam wujud praktik. Nanti akan dikemas secara kekinian dan menyenangkan," ungkap Nuryadi.
Kata Nuryadi, DPD PDI Perjuangan DIY akan mengawali rangkaian HUT ke-53 dengan Upacara Bendera yang akan digelar pada Sabtu, 10 Januari 2026, bertempat di Kantor DPD PDI Perjuangan DIY, Jalan Tentara Rakyat Mataram, Jetis Kota Yogyakarta. Sedikitnya 100 orang yang akan mengikuti prosesi Upacara.
Setelah Upacara Bendera akan digelar Tumpengan bersama warga sekaligus mengikuti Perayaan HUT ke-53 PDI Perjuangan yang digelar oleh Dewan Pimpinan Pusat secara daring.
Agenda lanjutan, antara lain pembagian Paket Sembako kepada warga kurang mampu. Juga akan digelar Fun Run bertajuk Soekarno Run 2026, kegiatan ini akan terbuka untuk umum.
Masih dalam rangkaian kegiatan utama HUT ke-53 DPD PDI Perjuangan DIY akan menggelar Bersih-Bersih Sungai di Yogyakarta dari hulu hingga hilir yang melibatkan tiga Kabupaten/Kota, dari Sleman, Kota Yogyakarta, Bantul.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan DIY, Yan Kurnia Kustanto, menyatakan bahwa aksi Bersih-Bersih Sungai adalah implementasi ideologi Pancasila dan ajaran Trisakti Bung Karno. Kegiatan ini akan mengambil tajuk "Merawat Pertiwi" yang merupakan komitmen Ibu Megawati.
"Sesuai pesan Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, merawat bumi adalah manifestasi filosofi Tat Twam Asi—Aku adalah Engkau, Engkau adalah Aku. Merawat sungai adalah wujud gotong royong dan penghormatan terhadap Ibu Pertiwi," kata Yan Kurnia.
Seluruh rangkaian kegiatan ini secara teknis akan dikoordinasi oleh jajaran fungsionaris DPD PDI Perjuangan DIY di antaranya, Aryunadi, Susanto Budi Raharjo, dan Yustina Yuyut.
DPD PDI Perjuangan DIY berharap dapat terus memperkuat ikatan emosional dengan rakyat sekaligus berkontribusi nyata bagi masyarakat dan kelestarian alam Yogyakarta.
Melalui pembagian sembako, Soekarno Run 2026, serta aksi Bersih-Bersih Sungai dari Sleman hingga Bantul, PDI Perjuangan DIY menegaskan politik kerakyatan yang selaras dengan semangat gotong royong dan pelestarian lingkungan Yogyakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar resmi meluncurkan logo, maskot, dan tema Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ)
Kasus dugaan korupsi mesin susu DIY disorot. Proyek Rp4,62 miliar belum bisa dimanfaatkan, Kejati sita 35 dokumen.
Zico sebut Jepang kini lebih kuat jelang lawan Brasil di Piala Dunia 2026. Samurai Biru tak lagi bisa diremehkan.
Sensus Ekonomi 2026 di Sleman resmi dimulai. Data usaha jadi dasar kebijakan dan arah pembangunan ekonomi daerah.
Kirab perpisahan 514 taruna Akmil di Magelang berlangsung meriah. Tradisi ini jadi simbol kedekatan taruna dan masyarakat.
Stasiun Gambir akan melayani KRL dan kereta jarak jauh. Transformasi ini menjadikannya hub transportasi terintegrasi di Jakarta.