Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Sebanyak 807 mahasiswa Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) diwisuda dalam Wisuda Sarjana ke-50 dan Pascasarjana ke-25 yang digelar di Kampus 1 UMBY, Sabtu (26/4/2025)../ Ist
Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak 807 mahasiswa Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) diwisuda dalam Wisuda Sarjana ke-50 dan Pascasarjana ke-25 yang digelar di Kampus 1 UMBY, Sabtu (26/4/2025).
Dari 807 lulusan yang resmi diwisuda, 64 persen di antaranya meraih predikat cum laude atau dengan pujian.
Rektor UMBY, Agus Slamet menyampaikan 807 wisudawan yang diwisuda terdiri atas sarjana strata 1 sejumlah 791 orang, dan 16 orang pascasarjana strata 2. "Dengan jumlah kelulusan tersebut, maka Universitas Mercu Buana Yogyakarta sejak tahun berdirinya sebagai Universitas Wangsamanggala telah meluluskan sebanyak 23.057 orang," kata Agus, dalam keterangannya.
Agus menegaskan pencapaian tersebut merupakan salah satu perwujudan tanggung jawab Universitas Mercu Buana Yogyakarta sesuai dengan harapan pendiri Universitas Mercu Buana Yogyakarta Almarhum Bapak H.R. Probosoetejo yaitu ”Angudi Mulyaning Bangsa” kepada bangsa dan negara Indonesia.
Dalam laporannya, ia menyamopaikan wisudawan pada periode April yang memperoleh IPK > 3,00 sebanyak 36 %. Jumlah wisudawan yang berpredikat cumlaude atau dengan pujian sebanyak 517 orang atau 64 %. "Kami bangga atas prestasi yang telah dicapai oleh para wisudawan/wisudawati," ujarnya.
Pada wisuda, UMBY juga memberikan penghargaan untuk lulusan terbaik Strata 1 kepada Lita Adeka Sekty dari program studi Akuntansi, dengan IPK 3,95.
Untuk tingkat Pascasarjana (Strata 2), Devia Fitri Astuti dari program studi Magister Ilmu Pangan dinobatkan sebagai lulusan terbaik dengan IPK 3,98.
BACA JUGA: Dibekali Ilmu Vokasi dan Softskill, 84 Mahasiswa Politeknik YKPN Diwisuda
Selain itu, penghargaan Lulusan Berprestasi Peringkat 1 diraih oleh Laily Arofah dari program studi Akuntansi, yang mencetak prestasi nasional dalam ajang Poster Abdidaya Ormawa 2023 dan Best Paper Juara II.
Ahmad Baehaqi dari program studi Informatika meraih penghargaan Peringkat 2 Lulusan Berprestasi, berkat prestasinya sebagai Juara Kompetisi Bisnis tingkat Nasional 2025 dan Juara I Penulisan Proposal Kreativitas Mahasiswa pada FTI Got Talent 2022.
Kepada para wisudawan, Rektor berpesan untuk terus belajar mengembangkan ilmu dan pengetahuan agar bisa mengikuti tantangan dan perkembangan zaman yang maju pesat terutama pada era revolusi industri 5.0.
"Jangan pernah berhenti untuk belajar karena sumber belajar tidak hanya dari kampus saja tetapi dari segala persoalan, kesukaran, lingkungan sekitar, juga menjadi sumber belajar untuk kesuksesan di masa depan," pesannya.
Dalam kepemimpinannya, Agus Slamet menargetkan Universitas Mercu Buana Yogyakarta menjadi universitas yang unggul di bidang sociopreneur tingkat nasional dan berwawasan internasional pada tahun 2029.
Berbagai upaya telah dan sedang dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan agar dapat mengikuti perkembangan dan tuntutan zaman saat ini dan masa depan, di antaranya dengan mengirimkan dosen untuk studi lanjut S3, peningkatan jabatan fungsional dosen, peningkatan sarana dan prasarana perkuliahan, laboratorium, UPT Kebun, UPT Teaching Fam dan berlangganan jurnal internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Danantara membuka pendaftaran Lenders Panel untuk pembiayaan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik hingga 28 Juli 2026.
Dinsos Bantul memperkuat pengawasan dan pembinaan anak jalanan untuk mencegah eksploitasi anak di sejumlah titik rawan.
Pemerintah menyiapkan akses tol untuk Kawasan Industri Kendaraan Nasional di Subang guna mendukung manufaktur kendaraan listrik nasional.
BI dan pemerintah memperkuat GPIPS untuk mengendalikan inflasi pangan dan mengantisipasi dampak El Nino di berbagai wilayah Indonesia.
PGRI menyampaikan persoalan kekurangan guru di DIY hingga pengangkatan guru honorer saat audiensi dengan Wakil Gubernur DIY.