Kemarau Datang, Petani Dlingo Kembali Dikepung Monyet Ekor Panjang
Serangan monyet ekor panjang kembali mengganggu lahan pertanian di Dlingo, Bantul saat kemarau. Petani memasang jaring untuk melindungi tanaman.
Alat berat mengerjakan perbaikan talut yang ambrol di aliran Sungai Celeng, Wukirsari, Imogiri, Bantul belum lama ini. DPUPKP Bantul menyebut perbaikan sejumlah talut dan jembatan rusak akan diselesaikan tahun ini dengan anggaran Rp3 miliar. Dokumentasi Istimewa
Harianjogja.com.com, BANTUL – Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul tahun ini tengah melakukan perbaikan di sejumlah titik talut dan jembatan yang rusak serta menghambat aktivitas warga.
Pelaksana Tugas Kepala DPUPKP Bantul, Jimmy Alran Manumpak Simbolon mengatakan perbaikan dilakukan secara bertahap dengan dukungan anggaran hampir Rp3 miliar. "Tahun ini kami perbaiki dua hingga tiga titik talut dan jembatan. Targetnya rampung tahun ini," kata Jimmy, Rabu (14/5/2025).
BACA JUGA: Hendak Matikan Saklar Pompa Air, Pria di Kasihan Bantul Malah Jatuh ke Dalam Sumur
Selain talut, Jembatan Pucung Growong yang rusak di Kalurahan Karangtengah, Imogiri, juga masuk daftar perbaikan tahun ini dan sedang dalam proses lelang. Sedangkan jembatan Bulurejo di Wonolelo juga direncanakan diperbaiki, dengan pemenang lelang ditargetkan diumumkan dalam waktu dekat.
“Beberapa titik akan kami tangani tahun ini, tapi ada pula yang baru bisa dikerjakan tahun depan karena keterbatasan anggaran,” kata Jimmy.
Beberapa pekerjaan juga ada yang dilakukan atas dukungan dari Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) yang mengambil alih penanganan di beberapa titik, terutama yang berada di Sungai Celeng. “Tadinya kami rencana akan mengerjakan, tapi kemudian BBWSSO turun langsung,” jelasnya.
Untuk wilayah Imogiri, talut di dekat Polsek Imogiri yang masuk Kalurahan Wukirsari, juga tengah diperbaiki lantaran kerap banjir saat hujan deras tiba. Panewu Imogiri, Slamet Santoso mengatakan perbaikan sudah dimulai sejak dua pekan lalu dan ditargetkan selesai pekan ini.
“Talut itu memang rusak akibat tergerus arus deras dari hulu. Letaknya di sisi timur sungai, yang memang kerap menerima hantaman aliran air karena topografi sungainya yang belok,” ujar Slamet.
Meski sempat diusulkan diperbaiki lewat APBD, perbaikan akhirnya ditangani BBWSSO karena masuk kategori darurat. "Yang sisi barat sungai itu sebenarnya juga rusak tergerus. Namun sudah dikasih bronjong dan beberapa kali bronjongnya itu juga sempat turun, tapi hanya turun, tidak ambrol, tidak hilang," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Serangan monyet ekor panjang kembali mengganggu lahan pertanian di Dlingo, Bantul saat kemarau. Petani memasang jaring untuk melindungi tanaman.
Dua penembakan di Afrika Selatan menewaskan 27 orang, masing-masing di dekat Johannesburg dan kawasan pinggiran Cape Town.
Aldila Sutjiadi/Erin Routliffe menjuarai WTA 500 Singapore Open 2026 setelah mengalahkan pasangan China Tang Qianhui/Xu Yifan.
Leo Rolly Carnando tumbuh di pinggiran Klaten. Dari raket kecil dan latihan bersama ayah, dia kini tampil di panggung bulu tangkis dunia.
Kementan menyiapkan anggaran Rp17 triliun untuk ekosistem peternakan terintegrasi. Lima kawasan ditargetkan rampung pada 2027.
Korban tewas di Gaza mencapai 74.016 orang sejak 7 Oktober 2023. Sebanyak 175.068 warga Palestina dilaporkan terluka.