Kasus Kebakaran di Bantul Melonjak, Karhutla Mendominasi selama September
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia saat membuka Musda XI DPD Golkar DIY pada Minggu (18/5/2025). /Harian Jogja-Yosef Leon.
Harianjogja.com, JOGJA—Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar DIY menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI pada Minggu (18/5/2025). Acara yang dibuka langsung oleh Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia itu punya agenda utama memilih dan menetapkan Ketua DPD Partai Golkar DIY masa bakti 2025-2030.
Bahlil menekankan Musda bukan sekadar memilih ketua baru, tetapi forum tertinggi untuk menetapkan arah strategis partai. “Musda menghasilkan tiga keputusan penting: laporan program kerja, rekomendasi internal dan eksternal, serta pemilihan ketua dan formatur. Ini harus jadi momentum evaluasi dan pemetaan langkah ke depan,” ujarnya.
Ia mengapresiasi kepemimpinan Gandung Pardiman yang sukses meningkatkan kursi DPRD provinsi dari 5 menjadi 6 dan menambah 5 kursi di tingkat kabupaten/kota. Selain itu, Golkar juga berhasil memenangkan 4 dari 5 calon kepala daerah yang diusung pada Pilkada lalu.
Namun, Bahlil menyatakan bahwa capaian itu belum cukup. “Kalau pengurus baru nanti tidak bisa melampaui prestasi sebelumnya, artinya tidak ada kemajuan,” katanya.
Bahlil menyebut Golkar sedang mengkaji reformasi sistem politik agar demokrasi di Indonesia tidak menjadi beban. “Demokrasi yang terlalu mahal menghambat pencapaian masyarakat adil dan makmur. Ini sedang kami formulasikan,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa pada 2029, 73 persen pemilih akan berusia 17-50 tahun. Oleh karena itu, Golkar harus adaptif dengan tren media sosial dan membangun komunikasi politik yang menyasar anak muda.
“Setelah Musda provinsi, segera lanjut Musda kabupaten/kota hingga desa. Jangan sampai kantor partai di kecamatan hanya jadi papan nama,” ungkap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Kemenpar memperkuat keselamatan wisatawan di kawasan gunung api melalui pemetaan risiko, SOP, infrastruktur mitigasi, dan kompetensi pemandu.
Adhi Karya memastikan girder Tol Jogja-Solo di Kronggahan aman dengan bracing sementara. Pemasangan diafragma kini mulai dilakukan.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.