Pilur Gunungkidul Digelar 26 September, Pemkab Minta Logistik Tuntas H-2
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
Tangkapan layar fenomena dua puting beliung di kawasan Pantai Gesing di Kalurahan Girikarto, Panggang. Video ini pun viral di media sosial sejak Senin (19/5/2025) siang.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Satlinmas Rescue Instimewa Wilayah 1 di Pantai Baron Gunungkidul memastikan tidak ada dampak munculnya fenomena dua puting beliung di kawasan Pantai Gesing di Kalurahan Girikarto, Panggang. Video ini pun viral di media sosial sejak Senin (19/5/2025) siang.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 1 di Pantai Baron, Marjono mengatakan, sudah menerima laporan berkaitan dengan munculnya fenomena dua puting beliung di Pantai Gesing. Laporan ini diterima dari nelayan yang beraktivitas di Pantai tersebut.
“Sudah ada nelayan yang melaporkan munculnya fenomena dua puting beliung di tengah laut,” kata Marjono saat dihubungi wartawan, Senin sore.
Meski demikian, ia memastikan fenomena alam ini tidak sampai menyebabkan sesuatu hal yang tak diinginkan. Hal itu disebabkan karena lokasinya berada di tengah laut, sedangkan di kawasan Pantai maupun perkampungan warga hanya terjadi angin kencang.
“Tidak ada yang dampaknya bagi nelayan maupun warga di sekitar lokasi puting beliung,” ungkapnya.
Video berdurasi 26 detik yang diambil warga ini viral di media sosial. Di video tersebut terlihat jelas gulungan puting beliung yang saling berdekatan.
Menurut Marjono, munculnya fenomena seperti ini sudah biasa. Berdasarkan informasi yang diterima, gulungan putting beliung di tengah laut muncul sebagai pertanda munculnya bibit siklon.
Sebagai pertandanya, sambung dia, bisa terlihat di sisi selatan terdapat mendung yang tebal. Hampir dapat dipastikan, munculnya mendung ini bisa memicu gulungan puting beliung di tengah laut.
“Sudah sering terjadi fenomena ini dan nelayan juga paham. Saat mendung tebal, maka akan langsung menepi,” katanya.
Kendati demikian, ia tetap berharap kepada nelayan maupun pengunjung untuk tetap berhati-hati. Pada saat beraktivitas terus melihat situasi dan kondisi maupun cuaca yang terjadi.
“Bagi nelayan, kami sarankan tetap menggunakan pelampung saat melaut untuk antisipasi hal tak diinginkan. Sedangkan untuk pengunjung, kami minta tidak bermain di area berbahaya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.