Laporan Siswi Diduga Diabaikan, Kasus Guru SMP di Wonogiri Didalami
Polisi mengusut dugaan pelecehan seksual guru SMP di Wonogiri yang disebut berlangsung sejak 2013. Dugaan pembiaran sekolah ikut didalami.
Arsip Massa yang tergabung dalam Koalisi Ojol Nasional (KON) berunjuk rasa di Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (29/8/2024).ANTARA FOTO/Muhammad Ramdan/rwa.
Harianjogja.com, JOGJA–Seribuan drivel ojek online (Ojol) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berencana untuk menggelar demo di Jogja hari ini, Selasa (20/5/2025).
Forum Ojol Yogyakarta Bergerak (FOYB), Janu Prambudi menyebut ada sekitar 1.000 ojol yang bakal ikut dalam aksi unjuk rasa ini. Mereka terdiri dari mitra sejumlah aplikasi transportasi online seperti Shopee Food, Grab, Gojek, Maxim.
Demo dilakukan di depan kantor aplikasi transportasi online, kantor DPRD DIY di Jalan Malioboro, kantor Gubernur DIY, hingga Titik Nol Kilometer Jogja.
Janu mengatakan dalam aksi ini tidak ada ajakan untukoffbid, namun yang ikut dalam aksi unjuk rasa diharakan tidak ada yang menyalakan aplikasi. "Yang Onbid disarankan untuk tidak mengenakan atribut," katanya.
Dia menjelaskan aksi serentak secara nasional ini baru pertama digelar. Ada empat tuntutan yang akan disampaikan di antaranya kenaikan tarif layanan penumpang untuk sepeda motor (R2), kehadiran regulasi makanan dan barang (R2), ketentuan tarif bersih angkutan sewa khusus (R4), dan kehadiran UU Transportasi online di Indonesia.
BACA JUGA: Soal Pemotongan Komisi yang Menjadi Salah Satu Pemicu Demo Ojol, Empat Aplikator Ojek Online Bilang Begini
"Sekarang yang diterima driver potongannya juga terlalu besar, customer kan juga gak tahu bayar Rp10.000, driver Rp5.000, potongan besar," tuturnya.
Lebih lanjut dia mengatakan FOYB punya kajian lengkap, sudah pernah bertemu dengan Dinas Perhubungan (Dishub), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dan mendapat dukungan dari Gubernur DIY. Tidak hanya menuntut beberapa poin tersebut, FOYB juga sudah menyiapkan solusinya.
Menurutnya gerakan nasional ini berawal dari Yogyakarta, di mana awalnya FOYB menawarkan ke rekan-rekan pergerakan perjuangan di seluruh Indonesia akan menggelar aksi pada 20 Mei dan mendapatkan sambutan luar biasa.
"Kami ada wadah WA grup, itu teman-teman yang bergerak bareng perjuangan di seluruh Indonesia," lanjutnya.
Salah satu pengguna Ojol di DIY, Handayani mengaku tidak terlalu terganggu dengan rencana aksi ini. Sebab ia menggunakan Ojol tidak setiap hari. "Aku gak tiap hari naik Ojol, hanya khawatir macet pas jalan ke kantor saja," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengusut dugaan pelecehan seksual guru SMP di Wonogiri yang disebut berlangsung sejak 2013. Dugaan pembiaran sekolah ikut didalami.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.
Kemenkes mengingatkan cara aman menyimpan dan mengolah daging kurban agar terhindar dari bakteri dan penyakit zoonosis saat Iduladha.