BEDAH BUKU: Bentengi Warga dari Judol, Literasi Ditingkatkan
Bedah buku Di Balik Layar Judi Online di Kulonprogo membahas bahaya judi online dan pentingnya literasi masyarakat untuk mencegah jeratan judol.
Bank BPD DIY secara resmi menyerahkan fasilitas Si Banter (Sistem Pembayaran Tagihan Secara Mandiri) kepada RS Bethesda Yogyakarta dalam upaya mendukung digitalisasi layanan kesehatan/ Istimewa
JOGJA –Bank BPD DIY secara resmi menyerahkan fasilitas Si Banter (Sistem Pembayaran Tagihan Secara Mandiri) kepada RS Bethesda Yogyakarta dalam upaya mendukung digitalisasi layanan kesehatan. Si Banter menjadi inovasi dan solusi praktis yang akan mengurangi antrean di loket pembayaran serta mendukung efisiensi administrasi rumah sakit.
BACA JUGA: Polisi Berlakukan Diversi Pelaku Perusakan Makam
Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad mengatakan program ini merupakan bagian dari upaya digitalisasi layanan perbankan yang mendukung efisiensi dan transparansi sistem pembayaran di rumah sakit. Digitalisasi ini dimaksudkan agar sistem pembayaran menjadi lebih mudah, cepat, akuntabel, dan tentunya bisa digunakan 24 jam nonstop.
" Digitalisasi ini bukan hanya soal teknologi, tetapi bagaimana kami, sebagai mitra rumah sakit, bisa menghadirkan layanan yang cepat, efisien, dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan.Si Banter adalah bentuk nyata dukungan Bank BPD DIY terhadap efisiensi layanan kesehatan di era digital," ujar Santoso dalam momentum perayaan HUT ke-128 RS Bethesda di Auditorium RS Bethesda Yogyakarta, Selasa (20/05).
Si Banter adalah sistem pembayaran mandiri berbasis digital yang memungkinkan pasien membayar tagihan rumah sakit secara real time melalui mesin anjungan mandiri yang telah dipasang di tiga titik strategis di lingkungan RS Bethesda. Dalam jangka panjang, layanan ini juga akan diperluas ke rumah sakit lain yang membutuhkan sistem serupa
“Ini merupakan sistem digitalisasi pertama yang kami aplikasikan di rumah sakit, dan bisa dikustomisasi sesuai kebutuhan pihak rumah sakit, apakah untuk pasien, administrasi, atau layanan lainnya. Bank BPD DIY juga berkomitmen memberikan edukasi kepada pasien dalam penggunaan layanan ini, agar masyarakat terbiasa dengan sistem pembayaran digital yang lebih praktis dan cepat," terang Santoso
Sementara itu, Direktur RS Bethesda Yogyakarta, Edy Wibowo menyambut baik kerja sama ini dan berharap kolaborasi antara dunia perbankan dan layanan kesehatan dapat terus ditingkatkan demi kemudahan layanan bagi masyarakat. Menurutnya, kehadiran Si Banter ejalan dengan misi rumah sakit untuk mempercepat layanan dan meningkatkan kepuasan pasien.
“RS Bethesda memiliki area yang cukup luas. Kehadiran Si Banter sangat membantu pasien karena mereka dapat langsung membayar di mesin terdekat tanpa harus antre di counter. Ini tentu efisien dari sisi waktu dan tenaga,” ujar Edy.
Hadir dalam acara perayaan HUT ke-128 RS Bethesda Yogyakarta bertema Leladi Mring Sesami yaitu jajaran Direksi RS Bethesda, Dirut Bank BPD DIY Santoso Rohmad didamping Pimpinan Cabang Utama Bank BPD DIY Effendi Sutopo Yuwono dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Emma Rahmi Aryani serta tamu undangan lainnya.Perayaan HUT ditandai dengan pemotongan tumpeng, penyerahan gerobak sampah oleh RS Bethesda dan diakhiri ramah tamah. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bedah buku Di Balik Layar Judi Online di Kulonprogo membahas bahaya judi online dan pentingnya literasi masyarakat untuk mencegah jeratan judol.
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
Menpar Widiyanti membuka WIG 2026 di Solo untuk mengangkat gastronomi Indonesia dan membawa kuliner lokal ke tingkat internasional.
Menhan Kazakhstan Dauren Kosanov dicopot setelah 14 personel militer tewas terseret arus saat latihan di Laut Kaspia.
Satgas MBG Sleman membahas penguatan SOP SPPG usai audiensi Warga Peduli Anak dengan DPRD Sleman terkait dugaan keracunan pangan.
Kemenhut mengembangkan kasus pembalakan liar di TN Berbak dan Sembilang setelah dua orang ditetapkan sebagai tersangka.