Ombudsman Siapkan Sidak untuk Telusuri Gangguan Distribusi BBM
Ombudsman RI menyiapkan sidak di sejumlah daerah untuk menelusuri gangguan distribusi BBM, termasuk keterlambatan kapal tanker pemasok.
Madrasah Muallimat Muhammadiyah Jogja secara resmi meluluskan sebanyak 185 santriwati yang secara resmi telah dilepas pada Sabtu (31/5/2025). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Madrasah Muallimat Muhammadiyah Jogja secara resmi meluluskan sebanyak 185 santriwati yang secara resmi telah dilepas pada Sabtu (31/5/2025). Sebanyak 69 pelajar tersebut telah diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Direktur Muallimat Muhammadiyah Jogja Unik Rasyidah mengatakan selain sebanyak 69 yang diterima di PTN tersebut, siswa lainnya memilih sejumlah perguruan tinggi swasta ternama di tanah air serta sebagian berproses untuk mendaftar di jalur lain PTN.
"Jadi yang sudah diterima di PTN itu terdiri atas 26 siswi lewat jalur SNBP, dan 43 lewat jalur SNBT UTBK," katanya.
Ia mengatakan Muallimat Muhammadiyah telah menjadi laboratorium dalam mewujudkan kader persyarikatan yang mampu bersikap inklusif, berpandangan wasathiyah (moderat) dan berpikir tasdid (kembali ke akidah). Ia meyakini para santri yang dilepas tersebut telah memiliki bekal yang cukup karena berproses selama enam tahun dengan pendampingan dan berbagai dinamika pembelajaran baik di asrama dan madrasah.
"Mereka telah melalui proses pendidikan enam tahun asrama dan madrasah. Bukan hal mudah selama enam tahun berjuang jauh dari keluarga menahan rindu, tawa tangis silih berganti, mereka bisa melewati," ujarnya.
Ketua Pimpinan Pusat (PP) Aisyiyah, Salmah Orbayinah menaruh harapan besar terhadap para lulusan Muallimat Muhammadiyah tersebut agar kelak melanjutkan estafet Muhammadiyah dan Aisyiyah. Meski madrasah ini berada di bawa PP Muhammadiyah, namun PP Aisyiyah tetap memiliki peran penting dana memberikan pendampingan dan penguatan ideologi.
"Sehingga menjadi ulama perempuan yang hebat, bisa menyelesaikan permasalahan. Aisyiyah terus menghasilkan kader ulama putri. Ulama putri terus dibutuhkan dengan jumlah besar untuk membantu dakwah Muhammadiyah yang lebih luas," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ombudsman RI menyiapkan sidak di sejumlah daerah untuk menelusuri gangguan distribusi BBM, termasuk keterlambatan kapal tanker pemasok.
Jadwal KA Bandara YIA, Kamis 15 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 15 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal lengkap dari kedua arah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 15 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis15 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
DPRD Sleman mengimbau warga mengurangi pembakaran sampah, membatasi aktivitas luar ruang, dan menggunakan masker untuk mengurangi paparan debu dan asap.