Cegah Stunting, Kelurahan Giwangan, Kota Jogja Bentuk Tim Respons Cepat
Stunting di Giwangan tercatat 6,25 persen. Kelurahan membentuk Tim SIGAB Stunting untuk mempercepat deteksi dan pendampingan keluarga.
Ilustrasi Ibadah Haji - StockCake
Harianjogja.com, JOGJA–Sebanyak 448 jemaah haji asal Kota Jogja dijadwalkan akan kembali ke Indonesia pada 3 Juli 2025 mendatang. Jemaah yang terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter) 70 dan 71 direncanakan pulang di hari yang sama dan hanya berbeda jam.
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Kota Jogja, Muhammad Tahrir mengatakan, saat ini mayoritas jemaah sudah melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji. Hampir semua jemaah dalam kondisi fisik baik, namun terdapat satu jemaah yang tengah dirawat di Rumah Sakit di Arab Saudi.
Satu jemaah yang tengah menjalani perawatan ialah Sigit Warsono (92), yang merupakan jemaah haji tertua Kota Jogja. Tahrir menjelaskan, Sigit mengalami sesak napas pasca puncak ibadah haji.
Saat ini, jemaah tersebut dalam kondisi sadar dan tengah menunggu proses pemulihan. Meskipun masih menjalani perawatan, Tahrir berharap jemaah yang sakit dapat pulang ke Indonesia sesuai jadwal kloternya.
“Menunggu kondisinya membaik, harapan kita bisa pulang sesuai dengan kloternya, karena 3 Juli masih cukup lama. Semoga segera sembuh, mohon doanya,” ujar Muhammad Tahrir, Minggu (15/6/2025).
Selain itu, Tahrir menjelaskan jemaah juga diedukasi dengan potensi penularan Covid-19 yang kembali merebak di beberapa negara. Disebutkan, para jemaah sudah ditekankan untuk mewaspadai penularan virus tersebut sejak awal keberangkatan haji.
Hingga update Sabtu (14/5/2025), tidak ada jemaah Kota Jogja yang terindikasi tertular Covid-19. Meskipun begitu, pihaknya selalu menekankan jemaah untuk menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker dan rutin mencuci tangan.
“Memang sejak berangkat kita sudah mendapatkan informasi tentang indikasi Covid mulai merebak lagi. Sebagian dari sana seperti vaksin juga masih ditekankan. Kami menekankan kepada dokter-dokter kloter untuk memberikan edukasi kepada jemaah agar tetap waspada,” jelas Tahrir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stunting di Giwangan tercatat 6,25 persen. Kelurahan membentuk Tim SIGAB Stunting untuk mempercepat deteksi dan pendampingan keluarga.
Kemenkop menjelaskan alasan manajer Kopdes Merah Putih tak selalu ditempatkan sesuai domisili dan mekanisme penempatannya.
Kejurda Esports DIY 2026 diikuti 209 atlet dan menjadi ajang penjaringan bibit untuk Porda 2027 serta PON 2028.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia untuk lima rute. Cek jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan dan kedatangan di setiap stasiun.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 29 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.