650 Orang Berebut Posisi Volunteer MIF 2026 di Mandalika
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
Sapi - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, BANTU— Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul menggencarkan program inseminasi buatan (IB) atau kawin suntik pada hewan guna kembali meningkatkan populasi ternak setelah ribuan hewan dipotong untuk Idul Adha 1446 Hijriah.
"Upaya kita yang pertama menggalakkan inseminasi buatan pada hewan ternak, total di seluruh 17 kecamatan ada sebanyak 28 petugas IB yang siap datang ke peternak dan memfasilitasi program IB," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul Joko Waluyo di Bantul, Kamis.
Berdasarkan data DKPP Bantul, jumlah hewan kurban yang dipotong pada Idul Adha 2025 sebanyak 23.194 ekor, meliputi sapi berjumlah sebanyak 6.469 ekor, kambing sebanyak 5.775 ekor dan domba sebanyak 10.950 ekor.
Meski demikian, kata dia, tidak semua hewan kurban yang disembelih tersebut berasal dari Daerah Bantul, melainkan dari luar daerah yang dibeli pedagang maupun peternak untuk dijual kembali di wilayah Bantul.
"Yang dipotong dari Bantul tidak banyak, karena konsumsi harian di Bantul sudah cukup besar, biasanya yang dari Bantul hanya sapi yang besar. Atau hanya sekitar 20 an persen ternak yang dari Bantul," katanya.
BACA JUGA: Pengajuan Akun SPMB SMP di Bantul Sempat Diperpanjang, Ini Penyebabnya
Joko mengatakan, bagi peternak Bantul yang pada Idul Adha kemarin menjual hewan kurban dalam jumlah besar diharapkan segera membeli ternak betina baik sapi maupun kambing, agar bisa segera mengikuti program IB.
"Kami menyarankan kepada peternak untuk beli indukan biar cepat berkembang lagi, jadi kan sudah dipotong, yang jantan dijual untuk kurban, harapan kami segera membeli indukan dan nanti dikawinkan biar terus beranak, populasi terjaga," katanya.
Dia mengatakan, untuk populasi sapi di Bantul kurang lebih hampir 70 ribu ekor per tahun, sementara populasi kambing dan domba hampir 140 ribu ekor.
"Harapan kami populasi ternak di Bantul kembali seperti sebelum Idul Adha, harapan kami itu, jadi kepada para peternak yang kemarin ternaknya laku segera membeli indukan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Menlu Sugiono membuka dan menutup pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan salam lintas agama.