Ratusan Anak Penderita Autoimun-Lupus Nonton Bareng Film Jumbo

Sunartono
Sunartono Minggu, 22 Juni 2025 22:37 WIB
Ratusan Anak Penderita Autoimun-Lupus Nonton Bareng Film Jumbo

Sebanyak 169 anak penderita autoimun-lupus dan pendampingnya nonton bareng Film Jumbo di Cinepolis, Minggu (22/6/2025). /Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 169 anak penderita autoimun-lupus dan pendampingnya nonton bareng Film Jumbo di Cinepolis, Minggu (22/6/2025). Kegiatan itu untuk memberikan semangat kepada para penderita autoimun-lupus dari berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan ini digelar oleh komunitas pendamping dan penyemangant anak autoimun-lupus, Sahabat Cempluk dan organisasi sosial nirlaba yang fokus mendampingi anak berkebutuhan khusus, Yayasan untuk Teman Indonesia (untukteman.id). Para penderita diberikan tiket gratis menonton di bioskop hingga diberikan berbagai fasilitas baik dalam bentuk makanan maupun merchandise.

"Biasanya kami berkumpul, mendampinginya di rumah sakit. Hari ini kami berkumpul untuk membut anak-anak bergembira. Mereka sebagian besar merupakan pasien usia di bawah 18 tahun," kata Laloli salah satu panitia penyelenggaran kegiatan nonton bareng tersebut.

BACA JUGA: Kenaikan Suhu Bumi Memperparah Kondisi Penderita Lupus

Menurutnya tidak sedikit dari penderita autoimun tersebut belum pernah menonton bioskop sebelumnya. Karena mereka datang dari berbagai daerah dari desa hingga perkotaan. Bahkan ada yang datang dari Medan yang ikut bergabung, namun lebih didominasi Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Adapun pihaknya sengaja memilih film Jumbo, selain karena satu-satunya film anak yang sedang banyak digemari, sekaligus ada banyak pesan di dalamnya. "Kisahnya menggambarkan tentang pentingya keberanian menjadi diri sendiri, saling menerima. Harapannya bisa memotivasi mereka agar tetap semangat," ucapnya.

Salah satu penderita Autoimun-Lupus Rukiya berasal dari Purwokerto mengaku bahagia diajak menonton film Jumbo. Ia gabung dengan komunitas Sahabat Cempluk kemudian ikut menonton di Jogja. Baginya bisa menonton film Jumbo di bioskop sangat menyenangkan menjadi salah satu hiburan sejak dirinya divonis autoimum sejak 1,5 tahun terakhir.

Di sisi lain, film Jumbo mampu dalam ceritanya justru menjadi salah satu motivasi baginya. Salah satunya bagaimana bersyukur dalam kondisi apa pun. "Dalam keadaan sehat atau sakit, miskin kaya tetap harus bersyukur. Saya sangat berkesan dengan adegan tolong menolong, Jumbo menolong Meri. Ini sangat menginspirasi untuk bisa saling membantu antarsesama," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online