Tahapan Krusial Pilur Dimulai Juli, DPMKP2KB Desak Panitia Bergerak
DPMKP2KB Gunungkidul meminta panitia pilur di 31 kalurahan segera menyelesaikan tata tertib dan anggaran menjelang tahapan krusial Juli 2026.
Tenggelam - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dua wisatawan asal Semarang, Jawa Tengah terseret ombak di Pantai Watukodok di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Senin (23/6/2025) pagi.
Korban atas nama Muhammad Nabil,17, berhasil diselamatkan, sedangkan satu korban lain bernama Yuda Dwi Prasetya masih dalam pencarian.
Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Surisdiyanto mengatakan, peristiwa dua wisatawan terseret ombak di Pantai Watukodok bermula saat korban dan empat temannya berangkat berwisata dari Semarang ke Gunungkidul pada Senin (23/6/2025) tengah malam. Rombongan tiba di pantai sekitar pukul 04.00 WIB dan beristirahat sementara waktu.
Sekitar pukul 05.30 WIB, korban dan teman-temannya bermain air. Tak berselang lama empat orang memutuskan berhenti dengan menuju ke darat.
Sedangkan Muhammad dan Yuda tetap bermain air. Saat asyik bermain, tiba-tiba datang ombak besar yang menyeret kedua korban ke tengah.
Beruntung korbana atas nama Muhammad dapat menyelamatkan diri dengan berenang ke pinggiran. Adapun Yuda terus terseret hingga tenggelam digulung deburan ombak di pantai selatan.
“Kedua korban sudah sempat diingatkan oleh teman-temannya tentang bahaya ombak besar, tapi tidak dihiraukan,” kata Suris kepada wartawan, Senin siang.
BACA JUGA: Watu Kodok Mulai Didatangi Wisatawan
Mendapati laporan orang hilang terseret arus di Pantai Watukodok, maka upaya pencarian langsung dilakukan. Sedikitnya 30 personel Satlinmas dikerahkan untuk mencari keberadaan korban.
Hanya saja, kata Suris, hingga pukul 11.30 WIB, keberadaan Yuda belum juga diketemukan. “Upaya pencarian masih terus dilakukan. Adanya kenaikan gelombang membuat pencarian menjadi sedikit terkendala,” kata Suris.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Marjono mengatakan, pihaknya bersama dengan tim gabungan terus berusaha mencari keberadaan korban. Pihaknya sudah berupaya, namun pencarian belum membuahkan hasil.
“Sudah dilakukan pencarian dengan memantau dari atas perbukitan, tapi keberadan korban belum diketemukan,” katanya.
Ia berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bersama sehingga insiden kecelakaan laut bisa ditekan. Kepada para pengunjung diimbau agar tidak bermain di area berbahaya, terlebih lagi sejak Sabtu (21/6/2025) terjadi kenaikan gelombang.
“Kami terus berupaya mengingatkan agar pengunjung tidak bermain di area berbahaya, tapi untuk keselamatan juga butuh partisipasi aktif dari pengunjung sendiri,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPMKP2KB Gunungkidul meminta panitia pilur di 31 kalurahan segera menyelesaikan tata tertib dan anggaran menjelang tahapan krusial Juli 2026.
Polisi tangkap satu terduga pelaku penyerangan anggota di Katingan. Pelaku lain masih diburu aparat gabungan.
PSIM Jogja resmi melepas Anton Fase jelang Super League 2026/2027. Cedera jadi faktor utama minimnya kontribusi pemain asal Belanda itu.
Menko PMK Pratikno minta dukungan DIY untuk Gerakan RANA. Fokus pada ruang aman anak, pendidikan inklusif, dan kesehatan mental.
PSS Sleman resmi mempertahankan Dominikus Dion. Gelandang muda ini jadi kunci kebangkitan Super Elja ke Super League.
Gunungkidul siapkan droping air bersih mulai pekan kedua Juli. Total 1.150 tangki disiapkan untuk antisipasi kekeringan.