Bukan Sekadar Buka Lomba, Wawali Astrid Turun ke Sungai dan Mancing Bareng Warga
Wawali Surakarta Astrid Widayani ikut lomba mancing bersama warga di Sungai Toklo. Ia mengajak warga menjaga kebersihan sungai.
Gempa di Probolinggo Jawa Timur.ist
Harianjogja.com, JOGJA—BMKG mencatat rentetan gempa bumi tektonik dangkal terjadi di wilayah daratan Kabupaten Probolinggo Jawa Timur yang terjadi sejak Kamis (17/7/2025) hingga Jumat (18/7/2025)
Pada Jumat malam ini, BMKG mencatat setidaknya tiga kali gempa bumi tektonik di Probolinggo. Gempa dengan kekuatan magnitudo 3,3 terjadi pukul 19.19.06 WIB dengan kedalaman 7km.
Disusul dengan gempa M1.9 pukul 20:12:47 WIB, dengan kedalaman 16 Km. Kemudian, gempa M2.4 pukul 20:47:33 WIB dengan kedalaman 7 Km.
BACA JUGA: Gempa Bumi Tektonik M3,3 Guncang Probolinggo Jatim dengan Kedalaman 7 Km Malam Ini
Sebelumnya, Kepala Stageof Sleman BMKG DIY Ardhianto Septiadhi menjelaskan berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa bumi ini memiliki parameter dengan magnitudo M3,3.
"Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8.02° LS; 113.36° BT tepatnya di darat pada jarak 34 km arah Tenggara Probolinggo, Jatim dengan kedalaman 7 Km," katanya, Jumat.
Adapun jenis dan mekanisme gempa bumi di Probolinggo, kata Ardhi, jika diperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif.
Dampak gempa bumi di Probolinggo, lanjut Ardhi, guncangannya hanya dirasakan di Kec. Krucil, Probolinggo II MMI (Getaran dirasakan sedikit orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut," jawabnya.
Hingga pukul 19.34 WIB, sambungnya, hasil monitoring BMKG menunjukkan gempa bumi di Probolinggo ini merupakan rentetan gempa yang terjadi sejak 17 Juli 2025. "Hingga saat ini sudah terjadi 55 kali gempa," katanya.
Dia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Hindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wawali Surakarta Astrid Widayani ikut lomba mancing bersama warga di Sungai Toklo. Ia mengajak warga menjaga kebersihan sungai.
Diperkirakan 45.000 warga etnis Korea memeluk Islam. Simak alasan spiritual, nilai kehidupan, dan peran komunitas Muslim di Korea Selatan.
Topan Champi memicu penutupan aktivitas di Taiwan. Lebih dari 600 penerbangan dibatalkan, 1.300 warga dievakuasi, dan hujan lebat mengancam.
Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menjajaki potensi kerjasama dengan Meksiko di bidang pendidikan dan seni budaya. Kerjasama ini di antaranya
Argentina menempati posisi teratas negara dengan saldo pinjaman IMF terbesar pada 2026. Simak daftar 10 negara dan posisi Indonesia.
Lewis Hamilton menyerukan perdamaian bagi Kongo, Sudan, Suriah, dan Palestina di tengah rencana F1 kembali ke Afrika melalui Rwanda.