Yakin Singkirkan Prancis, Pelatih Spanyol Percaya Diri ke Final
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente optimistis timnya bisa mengalahkan Prancis di semifinal Piala Dunia 2026. Rekor pertemuan jadi modal penting.
Penyerahan ini menjadi penanda kesiapan para petugas lapangan dalam melaksanakan sensus ketenagakerjaan yang strategis untuk pemetaan kondisi ketenagakerjaan di Kota Jogja, Senin (4/8/2025)
Harianjogja.com, JOGJA– BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta secara resmi menyerahkan simbolis kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada petugas Sensus Wilayah Kerja Statistik (Wilkerstat) 2025 dengan total 184 petugas dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor BPS Kota Jogja, Senin (4/8/2025).
Penyerahan ini menjadi penanda kesiapan para petugas lapangan dalam melaksanakan sensus ketenagakerjaan yang strategis untuk pemetaan kondisi ketenagakerjaan di Kota Jogja. Turut hadir dalam kegiatan ini Plt Kepala BPS Kota Jogja, Kusriatmi, Pejabat Pembuat Komitmen, Chandra Wahyu Yuniar, serta jajaran tim pelaksana BPS Kota Jogja.
BACA JUGA: BPS Memprediksi Jumlah Produksi Beras Konsumsi Mencapai 2,28 Juta
Plt Kepala BPS Kota Jogja, Kusriatmi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas semangat dan kesiapan para petugas sensus yang telah mengikuti rangkaian pelatihan dan seleksi.
“Kami percaya 184 petugas ini siap bekerja profesional, menjunjung tinggi integritas, serta menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat. Dukungan dari BPJS Ketenagakerjaan dalam bentuk jaminan sosial juga menjadi semangat tambahan bagi mereka,” ujarnya.
Kusriatmi juga mengimbau seluruh masyarakat untuk menerima petugas sensus dengan baik dan memberikan jawaban yang jujur serta akurat, karena data ini akan menjadi dasar penting dalam perumusan kebijakan pembangunan ketenagakerjaan di tingkat kota dan nasional.
Acara juga dihadiri oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Yogyakarta, Rudi Susanto, yang secara langsung menyampaikan dukungan perlindungan jaminan sosial bagi seluruh petugas sensus.
Menurutnya, petugas sensus Wilkerstat 2025 adalah garda terdepan dalam menghasilkan data ketenagakerjaan yang valid. Mereka bekerja langsung di lapangan dan tentu memiliki risiko.
"Oleh karena itu, seluruh petugas kami lindungi dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) dari BPJS Ketenagakerjaan agar para petugas bisa bekerja keras bebas cemas,” tegas Rudi Susanto.
Lebih lanjut, Rudi menyampaikan juga tentang aplikasi JMO / (Jamsostek Mobile) yang dapat diakses oleh seluruh petugas dan peserta BPJS Ketenagakerjaan.
“Melalui JMO, peserta bisa memeriksa kepesertaan, melihat saldo JHT setiap bulan, klaim manfaat, hingga mengakses kartu digital, semuanya cukup lewat smartphone yang bisa diinstal pada aplikasi Playstore dan Appstore. Ini merupakan bentuk transformasi layanan kami yang cepat, mandiri, dan transparan,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente optimistis timnya bisa mengalahkan Prancis di semifinal Piala Dunia 2026. Rekor pertemuan jadi modal penting.
Gelombang pasang menerjang Pantai Pandansimo, Bantul, membuat tiga rumah rusak berat. Warga diminta waspada gelombang tinggi.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan jalan tol harus membuka akses ke pusat ekonomi untuk mendorong investasi dan pertumbuhan.
Pemkab Gunungkidul merehabilitasi tiga pasar tradisional pada 2026. Perbaikan Pasar Wotgaleh, Karangijo, dan Ngrancah terkendala anggaran.
Donald Trump kembali mengancam Iran dengan operasi militer jika diplomasi nuklir gagal. Simak 4 ancaman terbaru Trump dan dampaknya bagi Selat Hormuz.
Pemkab Sleman bersama Forum TJSP menyalurkan bantuan Rp6,7 miliar melalui Gebyar TJSP Merdeka 2026 untuk beasiswa, sembako, modal usaha, bantuan disabilitas