MBG Ditolak di Bantul, Warga Soroti Keracunan hingga Anggaran
Doa bersama di YASANTI Bantul menjadi ruang penolakan MBG. Kelompok masyarakat menyoroti keracunan, anggaran, dan desain kebijakan.
Lima pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik hari ini. Dok Pemkab Bantul
Harianjogja.com, BANTUL - Lima pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul resmi menempati posisi baru usai dilantik di Pendopo Parasamya Kantor Bupati Bantul, Selasa (5/8).
Pelantikan ini dilakukan sebagai bagian dari penyegaran struktur organisasi sekaligus mengisi kekosongan jabatan strategis yang sempat terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bantul, Triyanto, menjelaskan bahwa rotasi ini dilakukan berdasarkan Keputusan Bupati Bantul Nomor 77/Peg/D.4/2025. Lima nama yang dilantik mengisi posisi baru dalam jajaran eselon II.
“Pertama, Kurniantara yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan, kini dipercaya memimpin Dinas Pertanahan dan Tata Ruang,” kata Triyanto usai pelantikan.
Perubahan posisi juga terjadi pada Istirul Widilastuti, yang kini menjabat sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Keuangan dan Aset, setelah sebelumnya memimpin Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Sementara itu, Agus Yuli Herwanta digeser dari posisi Kepala Pelaksana BPBD menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
BACA JUGA: 41 Warga Bantul Ganti Kolom Agama Jadi Penghayat Kepercayaan
Perputaran jabatan juga dialami Sukrisna Dwi Susanta, yang kini menempati posisi sebagai Kepala Dinas Sosial, menggantikan Gunawan Budi Santoso yang berpindah menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan.
“Dengan adanya pergeseran ini, posisi Kepala Pelaksana BPBD dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan untuk sementara akan dijabat oleh pelaksana tugas,” jelas Triyanto.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, yang memimpin langsung pelantikan, menekankan pentingnya rotasi sebagai bagian dari dinamika organisasi pemerintahan yang sehat.
“Ini menjadi hal biasa dan berulang-ulang terus terjadi untuk perbaikan kinerja dan regenerasi,” ujar Halim.
Ia pun mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru guna menyukseskan visi dan misi pemerintah daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Doa bersama di YASANTI Bantul menjadi ruang penolakan MBG. Kelompok masyarakat menyoroti keracunan, anggaran, dan desain kebijakan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.