BPD DIY Salurkan CSR di Kulonprogo, 15 Rumah Tak Layak Huni Diperbaiki
Bank BPD DIY menyalurkan CSR di Kulonprogo, mulai dari bedah 15 RTLH, beasiswa, fasilitas publik hingga bantuan motor sampah.
Ketua Takmir Masjid Al-Hidayah saat menunjukan kotak infak yang dijebol engselnya pada Rabu (6/8/2025) malam. - Harian Jogja/Khairul Ma'arif
Harianjogja.com KULONPROGO—Masjid Al-Hidayah yang berada di Padukuhan Gunung Gempal, Kalurahan Giripeni, Wates, Kulonprogo sering menjadi sasaran aksi pencurian. Jumlah pencurian uang di kotak infak sudah sering sampai takmir masjid lupa. Bahkan, jemaah yang salat pernah kehilangan motor dan sepeda.
Lokasinya yang dekat dengan Jalan Wates ditengarai menjadi penyebab seringnya menjadi sasaran empuk maling. Apalagi masjid tersebut sangat terbuka bagi siapa saja yang sedang dalam perjalanan jauh.
"Kami berharap pelakunya dapat ditangkap soalnya sudah selalu lapor setiap kali ada kejadian langsung mengadu ke polisi," ujar Ketua Takmir Masjid Al-Hidayah, Alip Mulyono saat ditemui, Kamis (14/8/2025).
Dia menuturkan, sampai sekarang dua motor dan satu sepeda pernah dicuri yang sedang terparkir di Masjid Al-Hidayah. Sedangkan uang di kotak infak yang dicuri sudah lebih dari dua kali. Bahkan pernah suatu waktu takmir Masjid Al-Hidayah tidak mengetahui uang di kotak infak dicuri.
BACA JUGA: Pejabatnya Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Biji Kakao, Ini Tanggapan UGM
Itu lantaran modus pelaku yang mencuri menggunakan lakban hitam tidak meninggalkan jejak. "Kami sadar ketika ngecek uang infak kok menurun, pas dilihat CCTV ternyata memang dicuri pakai lakban dikasih tali seperti mancing," kata Alip. Tentunya kejadian pencurian tersebut menimbulkan kerugian sampai jutaan rupiah.
Alip menjelaskan, kejadian terbaru Rabu (6/8/2025) malam uang di kotak infak Masjid Al-Hidayah dicuri. Modusnya menjebol kotak infak dengan cara memotong engselnya. Lantas uang yang diambil yang nilainya besar-besar.
"Selang 24 jam baru ketahuan kok rusak kotak infaknya setelah dicek CCTV dan uangnya sudah tidak ada semua. Biasanya dalam sepekan bisa Rp1 jutaan," bebernya. Setiap kejadian pencurian selalu terekam CCTV tetapi orang yang mencuri selalu berbeda-beda. Ciri-ciri pelaku selalu pria yang bertubuh tinggi tegap dengan kira-kira usia 30an.
Dari masjid sudah meningkatkan keamanan seperti CCTV di dalam lima titik dan di luar empat titik. "Kami berharap juga ada ronda agar bisa lebih terawasi," ucap Alip.
Polres Kulonprogo sendiri sudah menangkap pelaku pencurian spesialis kotak infak inisial MD, 39. Pelaku warga Purworejo yang diciduk saat beraksi di masjid daerah Kapanewon Panjatan. Namun, dari pengakuan MD baru beraksi di Panjatan saja dan seringnya di Purworejo.
"Pelaku memang berniat ke Kulonprogo dari Purworejo untuk melakukan pencurian," ujar Kanit Reskrim Polsek Panjatan, Aiptu Rustadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bank BPD DIY menyalurkan CSR di Kulonprogo, mulai dari bedah 15 RTLH, beasiswa, fasilitas publik hingga bantuan motor sampah.
Kucing dapat menjadi teman untuk mengurangi stres. Fifi dan Mikael berbagi cerita tentang kucing sebagai coping mechanism.
Ledakan kembali terjadi pada kapal tanker minyak di Selat Hormuz. Insiden kedua dalam sehari ini dilaporkan media Iran.
Pesawat pengintai AS Artamies II berputar sekitar delapan jam di Laut Hitam sebelum kembali dan mendarat di Rumania.
AS mengerahkan sekitar 9.000 personel tambahan ke Timur Tengah dan berpotensi menempatkan tiga kapal induk di kawasan tersebut.
Sleman memborong dua juara pertama Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman 2026 lewat KWT Teratai Mekar dan Kelompok Tani Manunggal Makmur.