Tinjau Sensus EkonomI, DPD RI Yashinta Soroti Pendapatan UMKM Turun
DPD RI menemukan penurunan pendapatan pelaku UMKM saat meninjau Sensus Ekonomi BPS di Kota Jogja dan mendorong kebijakan tepat sasaran.
Rektor UIN Sunan Kalijaga Jogja Profesor Noorhaidi Hasan. /Istimewa.
Harianjogj.com, JOGJA—Derasnya perkembangan teknologi tak bisa dielakkan. Teknologi mampu mengubah dunia bahkan berpotensi menggantikan pekerjaan yang biasa dilakukan manusia, salah satunya Artificial Intelligence (AI). Meski demikian manusia masih memiliki banyak keunggulan dibandingkan AI di antaranya empati dan akhlak.
Rektor UIN Sunan Kalijaga Jogja Profesor Noorhaidi Hasan mengatakan perkembangan teknologi saat ini sangat pesat. Revolusi teknologi melalui kehadiran AI, big data, internet of things dan otomatisasi mengubah wajah dunia kerja hingga pendidikan bahkan relasi sosial dan spiritual.
BACA JUGA: Artificial Intelligence Mengancam Pers, Pakar: AI Tak Dapat Menangkap Empati Reportase
"Sehingga saat ini setiap lulusan membutuhkan kemampuan beradaptasi menambah pengetahuan setiap hari, mampu berpikir kritis, logis, belajar cepat," kata dalam sambutan wisuda, Kamis (14/8/2025).
Setiap lulusan perguruan tinggi tidak harus menjadi ahli teknologi tetapi harus memahami alur kerja teknologi. Selain itu tidak harus bersaing dengan mesin tetapi harus mengetahui keungguan manusia sebagai potensi yang bisa dikembangkan untuk bertahan. Menurutnya AI memang dapat menulis, menganalisis bahkan mengambil alih banyak pekerjaan manusia namun ada sejumlah hal yang tidak bisa dilakukan AI dan bisa menjadi potensi bagi pengembangan setiap orang.
"Beberapa hal yang tidak akan dimiliki AI adalah nilai-nilai kemanusiaan, empati, akhlak, spiritualitas dan kebijakasanaan, ini peran letak keunggulan manusia. Sehingga perlu mengembangkan hardskill dan softskill, kemampuan komunikasi lintas budaya, etika dalam penggunaan teknologi, kolaborsi dalam keberagaman kepemimpinan berbasis integritas dan kebijaksanana dalam menghadapi perubahan zaman," ucapnya.
BACA JUGA: Masyarakat Diimbau Waspadai Penipuan Memanfaatkan AI
Pada wisuda Periode IV hari ke-2 tersebut, diikuti sebanyak 556 orang tersebar dari lima fakultas. Terdiri atas Fakultas Adab dan Ilmu Budaya sebanyak 97 orang, Fakultas Sains dan Teknologi 147 orang, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam 133 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam 148 orang, serta Pascasarjana sebanyak 31 orang. Sejumlah wisudawan dinobatkan sebagai Wisudawan Terbaik Tercepat dengan predikat Cumlaude, sebagaimana tertuang dalam Keputusan Rektor UIN Sunan Kalijaga Nomor 117.1 Tahun 2025 tanggal 9 Juli 2025.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPD RI menemukan penurunan pendapatan pelaku UMKM saat meninjau Sensus Ekonomi BPS di Kota Jogja dan mendorong kebijakan tepat sasaran.
TikTok menutup kantor Nashville dan memangkas seluruh karyawan lokal sebagai bagian restrukturisasi global di tengah tekanan politik AS.
Unggahan misterius Bella Bonita viral dan memicu spekulasi soal rumah tangganya dengan Denny Caknan. Warganet pun terbelah.
MotoGP Inggris 2026 di Silverstone menjadi ujian penting bagi Marc Marquez dalam perburuan gelar dunia. Fabio Quartararo juga mengincar kebangkitan setelah kega
PSIM Jogja resmi merekrut striker Paraguay Mauro Caballero untuk Super League 2026/27. Ia diharapkan menjadi solusi produktivitas gol Laskar Mataram.
Kasus meninggalnya Yurizal Tri Chaerawan usai 8 jam menunggu kamar RS viral. Cinta Laura soroti perlakuan terhadap pasien BPJS: martabat tak boleh bergantung pa