Kebakaran Gunung Rinjani Meluas, 589,23 Hektare Terdampak dan Jalur Torean Ditutup
Balai TNGR mencatat sementara 589,23 hektare kawasan Gunung Rinjani terdampak kebakaran. Jalur pendakian Torean ditutup sejak 23 September.
Foto ilustrasi musim hujan. - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—Masyarakat di DIY diimbau untuk waspada hujan lebat hingga 21 Agustus 2025. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut hujan lebat ini dipicu fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) di Samudera Hindia.
"Secara kondisi, ada fenomena MJO atau Madden Julian Oscillation. MJO ini adalah menghangatnya kondisi suhu muka laut di Samudra Hindia, Barat Sumatra," ujar Slamet, Analis Cuaca Stasiun Meteorologi BMKG Jogja Slamet.
Dengan fenomena itu, menurut dia, massa udara dari Samudra Hindia sebelah timur Afrika bergerak menuju wilayah Indonesia sehingga memicu peningkatan potensi uap air.
"Pergerakan massa udara dari Samudra Hindia sebelah timur Afrika berbondong-bondong ke wilayah Indonesia sehingga menambah potensi uap air di Indonesia," katanya.
Selain dipicu oleh MJO, Slamet menambahkan kondisi angin juga turut memperkuat pembentukan uap air di langit DIY.
Slamet menjelaskan, fenomena gangguan cuaca tersebut mulai aktif sejak 19 Agustus 2025 ketika pusat MJO bergeser dari zona Samudra Hindia ke wilayah Indonesia.
"Kemarin sebenarnya sudah mulai. Nah, kemarin pusat MJO-nya masih di zona Samudra Hindia, tapi masih agak ke barat. Nah, sekarang sudah mulai masuk di wilayah Indonesia," katanya.
BACA JUGA: Presiden Diagendakan Beri pembekalan ke 165 Kepala Sekolah Rakyat
Menurutnya, saat ini memang terdapat bibit siklon tropis 90W di Samudra Pasifik sebelah timur Filipina, namun tidak berpengaruh langsung terhadap cuaca di DIY. "Sebenarnya dampak yang menjadi penyebab utamanya adalah karena adanya MJO tadi," ujar Slamet.
BMKG Jogja mengimbau masyarakat tetap waspada karena dalam tiga hari ke depan cuaca di wilayah DIY masih berpotensi hujan sedang hingga lebat meski saat ini masih berada pada fase musim kemarau.
"Imbauannya sampai dengan tiga hari ke depan, mengenai cuaca itu masih berpotensi hujan sedang hingga lebat," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Balai TNGR mencatat sementara 589,23 hektare kawasan Gunung Rinjani terdampak kebakaran. Jalur pendakian Torean ditutup sejak 23 September.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek tanggal, lokasi, jam pelayanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, SIM Keliling, Saturday Night Service, dan syarat perpanjangan.
Jadwal layanan SIM Kulonprogo Sabtu 26 September 2026 di MPP dan SIMENOR. Cek lokasi, jam pelayanan, syarat, dan jenis SIM yang dilayani.
Jadwal SIM Sleman Sabtu 26 September 2026 tersedia di MPP Sleman dan SIM Keliling Malam. Cek lokasi, jam, dan syarat lengkapnya.
Jadwal layanan SIM Jogja Sabtu 26 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.